Jumat, 15 Agustus 2008

setelah kemaren


terimakasih Tuhan...
sudah membiarkan aku bertemu dia...
aku janji untuk yang terakhir...
dan harus menjadi terakhir...
walaupun sebenarnya tak ingin...

sedikit terobati...
sedihku...
rasa ingin bertemuku....
walupun..
aku tidak bisa memeluknya seperti dulu..
tidak bisa merasakan hangatnya tubuhnya...

Tuhan...
terimakasih...
walaupun tidak ada pembicaraan tentang "kita"
hanya penjelasan singkat..
kenapa aku tidak diundang...
memandang dan menjabat tangannya saja sudah seperti mimpi..
sudah tidak pernah aku bayangkan...

aku berharap banyak dari pertemuan kemaren..
sangat banyak...
tapi, kemaren pun sudah sangat cukup..
sangat sangat cukup...

aku bisa lega...
walaupun...
masih banyak yang ingin aku ceritakan...
melihat matanya...
melihatnya bermain di panggung...
sambutannya...
tetap seperti dulu..
tetap hangat...
semuanya sudah tidka berasa lagi..
hanya saja tetap manis...


1x24 jam...
biasanya,
aku akan lupa semuanya...
kadang menguntungkan memiliki lemah ingatan..
^__^
jadi, aku bisa mengingatnya sejenak...
sejenak saja..
buatku sendiri...
hanya buatku...

setelah aku coba buat memilih...
masih ada Dana disitu...
tapi, tidak jarang pula dia muncul..
tiba-tiba saja...
walaupun kadang aku harus memutar otak..
untuk menhilangkan dia...

susah sekali...
tapi, aku tidak mau 4 tahun terakhirku hancur berantakan..
setelah semua susah payah aku lakukan...
banyak hal aku lakukan...
hanya buat menghapus dia..
dia
dia
dan hanya dia..
sampai akhirnya 2 tahunku belakangan
begitu manis..
walupun harus belajar lagi...
untuk Dana..
sekarang,
yang aku mau hanya Dana..

14 februari tahun depan...
aku bahkan tidak berani membayangkan akan terulang lagi..

^___^


Senin, 11 Agustus 2008

sedikit terobati


bisa melihat wajahnya
walupun sambil lalu...
cukup mengobati rasaku...

tapi, aku sadar...
semua sudah hambar...
walaupun ada sedikit rasa...
semua tertutupi...
semua sudah hilang..

bohong..
kalau ada orang bilang 1st love never die...
the truth is..
1st love also can die...
it will die...
by itself...

Semua sekarang yang ada hanya dia...
hanya dia saja....
ingin aku tulis semua ceritaku tentang dia...
secara terang-terangan...
walaupun belum memungkinkan...

aku simpan rasa bersalahku pada orangtuanya...
ketika aku ingat aku sudah membohongi mereka...
maaf..
tapi, semua harus begini..
semua harus seperti ini dulu...

aku ingin berharap banyak ..
tapi, semua tak mungkin...
aku harus lebih realistis...

Senin, 04 Agustus 2008

tidak ada yang spesial



sekarang ini...
saat ini...
semuanya biasa saja..
tidak ada yang spesial
jenuh..
bosan..
merasa tidak ada yang penting..
hidupku terasa datar..
tidak ada yang dibanggakan...
semuanya biasa saja...
tidak ada yang dikerjakan
tidak ada kegiatan...
hanya berdiam
berhayal
melamun...
tidak ada yang spesial..
hmhh....
bosan
membosankan..
hubungan percintaan pun...
sedang tidak ada yang dibanggakan..
seperti itu saja...
menyebalkan...