Satu bulan,
Cepat sekali kamu warnai hari saya..
Begitu berwarna..
Dengan tidak kutebak lagi hatimu,
Dan tidak kusuarakan hatiku
Hanya berjalan ikut arah
Dan kata hati..
Aku tidak takut patah hati,
Sudah kebal dengan itu,
Hanya takut terjatuh,
Dan tidak ada kamu yang menangkapku..
Cukup tinggi aku berjalan, terbang..
Kamu datang,
Ketika senyumku hampir hilang..
Aku takut,
Kamu pergi,
Ketika senyumku mulai datang..
Aku,
Belajar untuk dewasa,
Dan ikhlas..
Tolong,
Tetaplah disitu ketika aku terjatuh
Terjatuh karena kamu..
Ketika sudah banyak senyum untuk kamu,
Berikan aku penjelasan,
Ketika kamu harus beranjak..
Ibu,
Kuharap tidak ada lagi airmata..
Kuharap, banyak doa untukku..
Kamis, 17 November 2011
Minggu, 06 November 2011
hidup ini jangan ditebak..
hampir 1 bulan ini,
aku kembali sendiri..
tidak benar-benar sendiri..
memang ada seseorang disampingku..
dan sekali lagi,
aku sangat berterimakasih.
aku memang sempat terjatuh..
tapi,
begitu cepat Ibu memberikan tangan untuk menolongku..
bukan tangan yang asing
tapi,
begitu hangat..
kami,
saya,
hanya berjalan saja
berusaha lebih ikhlas lagi
aku,
bahkan tidak berani menebak jalan kami berarah kemana
hanya membaca hati saja
seperti menemukan kembali,
rasa nyaman,
bermanja dan dimanja
sayang dan disayangi
terimakasih..
bahkan hanya Ibu..
yang sanggup membuat hariku begitu berwarna..
aku kembali sendiri..
tidak benar-benar sendiri..
memang ada seseorang disampingku..
dan sekali lagi,
aku sangat berterimakasih.
aku memang sempat terjatuh..
tapi,
begitu cepat Ibu memberikan tangan untuk menolongku..
bukan tangan yang asing
tapi,
begitu hangat..
kami,
saya,
hanya berjalan saja
berusaha lebih ikhlas lagi
aku,
bahkan tidak berani menebak jalan kami berarah kemana
hanya membaca hati saja
seperti menemukan kembali,
rasa nyaman,
bermanja dan dimanja
sayang dan disayangi
terimakasih..
bahkan hanya Ibu..
yang sanggup membuat hariku begitu berwarna..
Langganan:
Postingan (Atom)