Sabtu, 29 Mei 2010

mencoba untuk lebih kuat...

Ibu,
Ternyata aku memang bodoh.
Masih saja kuberikan semuanya untuk dia
Semua perasaan dan rasa yakinku,
Tapi,
Aku tidak dapat apapun..
Hanya sebuah khayalan..

Tapi,
Kenapa aku masih tidak bisa membunuh sayangku buat dia?

Sekujur badanku gemetar
Ketika aku tau,
Aku begitu iri dengan wanita itu.
Aku hanya mmencoba untuk lebih kuat..
Dan terus meminta padaMu..

Ibu..
Tenangkanlah hatiku..
Kuatkanlah aku..
Aku tidak ingin kembali terjatuh,
Kalau hanya harus melihat mereka berbagi kasih..

Tidak ada yg menang
Dan tidak ada yg kalah buatku..

Inda,
Yakinlah..
Semua akan dijawab oleh waktu..
Belajarlah untuk kuat
Dan ikhlas..
Yakinlah apa yg kamu yakini...
Bertahanlah...
Ibu ada bersamamu..
Juga orang2 yg sayang sama kamu...

my life change?

Today..
Tonight..
I feel so lonely.
Alone in this room..
In this saturday night.

Aku benar my life change?
Aku benar2 tidak sedang berada di lingkungan hedon
Yg selama hampir 24 tahun ada bersamaku..

Aku disini,
Di malam panjang..
Di kamar ini.
Bersama TV dan makanan kecil.

What's wrong with me?
Is this good or bad?
I've never know..

Kamis, 27 Mei 2010

membutuhkan pertolonganmu..

Ibu..
Aku akan semakin memerlukan bantuanMu..
Untuk menguatkan aku,
Menyabarkan aku..

Ibu..
"Pertunjukan" itu sudah hampir mulai..
Dan aku adalah lakonnya...

Aku sendiri...
Tidak,
Masih banyak orang disekitarku..
Tapi,
Aku harus bisa menunjukkan pada mereka,
Bahwa aku bisa..

Ibu..
Aku ingin ada org disampingku..
Tempatku meletakkan sebentar kepalaku dibahunya...

Aku tidak boleh banyak mengeluh..
Aku yg membuka "pertunjukan" ini,
Dan aku sendiri yg akan menjalaninya...

Ibu..
Tetaplah ada disampingku...

aku lebih tenang...

Memang benar..
Pekerjaan baruku,
Membuatku bisa jauh lebih tenang..
Mungkin,
Aku memang memerlukan lingkungan baru..

Masalah hati...
Aku merasa jauh lebih tenang...

Laki2 itu,
Masih ada d sampingku,
Walaupun sekarang
Kami benar2 tidak tahu
Seperti apa sebenarnya hubungan kami..
Tapi,
Hal ini justru membuatku lebih tenang...
Karena aku tau,
Dia ada di sampingku..

Kalau boleh aku menunggu,
Seorang laki2 pasti datang,
Ketika tahun depan
Aku ingin mengakhiri masa sendiriku,
Dan aku masih berharap,
Dia adalah kamu...

Sabtu, 22 Mei 2010

harus lebih bersabar...

Aku sudah harus mulai bersabar..
Dan lebih sabar dari sebelumnya...
Tidak boleh sering mengeluh...

Ibu..
Tetaplah ada dsampingku..
Ketika tidak ada orang yg sanggup menenangkanku..

Ibu..
Selalu ingatkan aku
Untuk tidak pernah lelah bersyukur
Atas semua yg sudah aku dapat..

Inda..
Tenanglah..
Nikmatilah hidupmu..
Dan jangan mengeluh...

Jumat, 21 Mei 2010

terimakasih..

Ibu..
Terimakasih..
Untuk semua kemudahan yang sudah diberikan.

Sebentar lagi,
Aku akan benar2 sendiri.
Aku bisa
Dan aku harus bisa..

Ibu..
Tetaplah bersamaku.
Menemaniku..
Menggosok punggungku,
Menenangkanku..

Aku berharap,
Bisa lebih kuat dengan seseorang untuk ku berbagi..
Dan aku masih berharap dia..
Dan selalu laki2 itu..

Ibu..
Peluk ciumku,
Untuk keluargaku di Surabaya
Juga untuk dia dan jessie..

Kamis, 20 Mei 2010

obrolan dengan seorang kakak..

Siang ini,
Aku terlibat sebuah pembicaraan
Dengan seorang kakak laki2..

Sedikit nyentrik
Ekstrim
Tapi, sangat bisa dilogika..

Mengenai sebuah keinginan..
Bahwa alam dan pikiran lah yg mengendalikan..
Berusaha untuk meyakini apa yg kita mau..
Tapi,
Menyerahkan pada Tuhan dan alam..
Yakin..
Bahwa pasti akan ada jalan..

Jangan mengikuti emosi..
Ikhlas saja..
Dan jangan pernah lepas dari apa yg kita pikirkan..
Berpikirlah positif..
Dan
Jangan berhenti bersyukur
Atas apapun yg kita alami..
Apakah itu rejeki,
Maupun musibah..
Semua itu pasti ada hikmahnya..

Lakukan hal2 yg membuat kita tenang..
Dan selalu berpikir positif bahwa kita bisa..

Pembicaraan ini,
Sekali lagi mengajariku untuk ikhlas..
Dan selalu bersyukur..

Mungkin,
Sekarang aku sedang diuji..
Tapi,
Aku yakin aku sanggup melewati..

Aku jalani saja hariku sekarang.
Karena besok adalah sebuah misteri
Kita tidak tau ada apa..
Dan yakin saja
Kalau Tuhan sayang sama kita..

Rabu, 19 Mei 2010

my ordinary day..

Ibu..
Hari senin besok,
Aku akan memulai hidup baruku disini
Di kota ini..

Sudah mulai bisa aku rasakan
Tidak ada ucapan selamat
Tidak ada keluarga terdekatku disampingku..

Aku harus bisa..
Karena ini sudah keputusanku.
Aku akan disini dulu
Sambil menenangkan hatiku.

Semoga,
Ketika aku pulang,
Marah itu sudah hilang..

Ibu..
Aku berharap semua akan jadi lebih baik.
Semuanya...

Selasa, 18 Mei 2010

maaf...

Ibu..
Aku tau,
Aku sudah melanggar janjiku..

Ibu..
Apa yg aku lakukan kemarin
Hanya karena aku mencoba mengikuti apa yg aku ingin..

Aku tau,
Harusnya sudah tidak boleh begini..
Sudah harus diselesaikan..

Tapi,
Kangenku kelewat besar..
Semuanya bukan semata2 karena hubungan badan..

Ibu..
Ternyata hatinya masih untukku..
Dan aku harap akan selalu begitu...

Laki2 itu..
Selalu bisa membuatku merasa nyaman..
Dan selalu bisa membuatku berpikir lebih banyak tentang hidup..
Besar harapanku dia akan 1 kota denganku..

Ibu..
Aku memang tidak punya apa yg dimiliki wanita itu..
Sangat prinsipil
Tapi,
Aku tau semua tidak mungkin diubah..

Ibu,
Semakin kami banyak bertukar pikiran,
Semakin aku merasa dialah yg Kau jodohkan buatku..

Sekarang,
Aku akan menikmati hariku disini..
Dan berharap yg terbaik untuk hidupku kelak..

18 mei 2010

Hunny...
Surely I'm gonna miss this day..

Ketika bisa ngobrol..
Berbagi..
Ngga ada emosi..
Seperti biasa..
Dan mulai sama2 mengerti akan keadaan
Yg ngga bisa dipaksain sekarang..

Aku yakin,
Semua karena waktu..
Dan semua pertanyaan yg ngga kejawab..
Akan dijawab oleh waktu.

Damn,I love u so much,hunny...

Minggu, 16 Mei 2010

another message for you..

Hunny..
Makasi ya, kemaren masih mau nemenin aku..

Hunny..
Banyak hal yg aku ngga bs omongin lgsg kemaren
Yg aku sendiri ngga tau knapa..

Hunny..
Aku memang terpukul sama keadaan kita,
Tapi,
Seandainya kamu tau..
Aku bukan larut sama urusan kita..
Aku jadi begini karena aku harus sebisa mungkin nahan marahku pada rumahku..
Perang batinku lebih banyak menyita pikiranku..
Dan kamu ada d dalamnya..

Selama 2 hari aku pulang,
Aku pikir aku sudah mulai merindukan rumah..
Tapi,
Ternyata semua masih sama seperti waktu aku pergi..
Kakakku masih asik dengan kehidupannya,
Dan aku yg masih berusaha ngalah..

Hunny...
Orangtuakupun masih memandang sebelah mata tentang keputusanku,
Bahkan
Mereka bersedia membiayaiku disana asal aku punya limit untuk keputusanku..
Tapi,
Aku memutuskan tidak..
Aku tidak tau,
Sampai kapan aku akan ada diluar sana..
Aku berusaha keras menahan batin
Setiap mereka nyerempet masalah jodoh dan tahun depan..
Karena aku memang mungkin tidak bisa mengikuti mau mereka untuk yg satu ini..
Sudah cukup..
Aku terus berputar dengan keadaan seperti ini dirumahku..
Dan aku akan selalu merasa bersalah karena aku sedang belajar egois..
Jadi,
Aku berusaha mencari hal lain yg masih bisa aku benahi
Ketika nanti mereka mengajakku duduk bersama membicarakan masa depanku..

Hunny...
Nggak tau ada pikiran yg dateng di otakku..
Setelah kita ketemu kemarin..
Kalau boleh aku simpulkan,
Sampai kapanpun,
Kamu akan menganggapku sebagai gadis kecil yg perlu kamu jaga..
Bukan seorang wanita yg ada disamping kamu..
Sampai kapanpun..
Saya ngga akan pernah dewasa dimata kamu,
Dan tidak akan pernah bisa mengimbangi logika kamu..
Kamu memang merasa nyaman didekatku,
Tapi,
Sampai kapanpun sepertinya kamu akan menganggapku seperti ini..

Hunny..
Aku nggak marah sama kamu,
Bisa ada dideket kamu,
Bisa bikin aku tenang..
Dan cuma sama kamu,
Aku bisa cerita banyak soal rumahku..
Karena aku merasa nyaman...

Hunny...
Jadi dewasa,bagiku adalah proses..
Dan kamu,
Mengajariku banyak hal...
Tapi,
Inilah aku..
Yg akan selalu begini...
Dan sampai kapanpun,
Sepertinya kamu akan menganggap kita ngga akan bisa sama2..

Harusnya,
Aku benci sama kamu..
Tapi,
Aku memutuskan untuk tidak...
Semakin kamu merasa kita ngga bisa sama2
Semakin aku merasa harus bisa bertanya dengan orangtuaku tentang kamu..

Mungkin semua adalah masalah waktu
Dan rencana yg sudah diatur Tuhan..

Dan sekarang,
Aku sedang tidak berminat berdiskusi masalah hati..
Biar itu jadi konsumsi pribadiku saja,
Mungkin di blog ini,
Mungkin ditempat lain..
Yang tidak akan ditemukan orang lain..

Aku akan tetap menulis..
Karena aku tau kapasitas otakku tidak mampu mengingat khayalan2ku..
Mengingat apa yg aku mau..
Bahkan beberapa kejadian penting..
Dan mungkin,
Aku akan tetap menulis
Ketika ada hal2 yg tidak bisa aku bilang langsung kekamu..

Terimakasih..
Sudah bisa membuat kamu merasa nyaman..
Dan terimakasih,
Kalau kamu masih bisa didekatku..

Saya sayang kamu..

tiba2 merasa bodoh..

Ibu..
Terimakasih, aku masih diberi kesempatan
Untuk bisa ketemu "cocainku"

Ibu..
Apa sebenarnya yg jadi jalan pikirannya?

Ibu..
Ketika dia bilang masih akan tetap menjagaku
Memperhatikanku,
Aku merasa jadi manusia paling bahagia
Tapi,seketika
Aku merasa bodoh..
Aku masih menyimpan begitu besar harapan untuk
Bisa lebih dari sekedar teman
Tapi sepertinya,
Dia sudah kehilangan semangat untuk mencoba masuk ke keluargaku..
Dan akan tetap bersama wanita lain..
Ibu..
Apa aku sebodoh itu?
Apa dia sudah benar2 tidak ingin serius dengan hubunganku?

Ibu..
Apa sebenarnya rencanaMu?
Kenapa tidak tertebak sama sekali olehku?
Apa semua ini hanya masalah waktu?
Atau aku tetap harus punya keberanian untuk coba bicara dengan orangtuaku soal keinginanku?

Ibu..
Andai aku tau ending ceritaku sendiri..
Sekarang,
Aku tidak mau berharap banyak lagi..
Dan hanya ingin berjalan saja
Dan mempersiapkan diriku untuk segala yg paling buruk..

Ibu..
Peluk ciumku untuk dia dan Jessie

tidak kutemukan ketenangan...

Ibu..
Biasanya,
Selalu ketemukan ketenangan dalam setiap doaku..
Setiap aku berbicara denganMu..

Kenapa?
Kenapa hari ini tidak?
Kenapa rasanya aneh..

Ah..
Mungkin hanya kurang istirahat..

Ibu..
Semoga besok aku lebih tenang..
Dan kembali bercerita denganMu

Sabtu, 15 Mei 2010

menghabiskan hariku...

Mencoba menghabiskan hariku...
Bersenang2...

Tapi,
Hatiku tetap sepi..

Hunny..
Sayangku..
Saya kangen kamu...
Aku menunggumu di tempat kita bisa bicara..
Tapi,
Kamu nggak ada..

Bahkan akupun
Tak berani menemuimu..
Besok
Ketika aku akan ke kotamu..

Ibu..
Andai aku punya keberanian...

Jumat, 14 Mei 2010

apa ini kejutan?

Ibu..
Terlalu banyak kejutanMu hari ini...

Dari mulai orang kantor,
Dan aku tiba2 besok pulang..

Ibu..
Inikah kejutan2 darimu?
Ibu..
Aku takut terlalu bahagia...
Takut kalau semua salah..

Apalagi,
Hari ini laki-laki itu pun berubah..

Ibu,
Apa sebenarnya alasan dia ke jakarta?
walaupun terdengar aneh..
Ada bahagia dihatiku..
Tapi,
Aku tidak mau berharap banyak...
Membayangkan ada 1 kota dengannya saja..
Rasanya jantungku mau loncat keluar...

Ibu...
Apa sebenarnya rencanaMu dan anakMu?

Aku ingin yang terbaik saja...

ada apa ini?

Ibu,
Aku takut menjadi terlalu senang..

Tapi, ada apa dengannya?
Baru 2 hari aku tidak menemuinya di YM
Kenapa dia berubah?

Ibu..
Benarkah dia akan tinggal di jakarta?
Secepat itu?
Tapi, untuk apa?
Bukan untuk bandnya..
Bukan juga untuk kantornya?

Ibu..
Ada apa dengan dia?
Perubahannya terlalu drastis..
2 hari yg lalu,
Dia masih dingin..
Kenapa hari ini seperti menemukan dia yg dulu?
Yg masih tetap cerewet padaku?

Ibu..
Kenapa masih belum ada telepon untukku dari kantor itu?
Ibu..
Apa aku gagal lagi?
Tapi,
Aku tidak ingin menyerah...
Aku pasti bisa disini...

Ibu..
Peluk ciumku untuk mama dan papa..
Juga untuk dia dan Jessie

Kamis, 13 Mei 2010

ibu tolong aku...

Ibu..
Ada apa denganku?

Kenapa hatiku sakit sekali...

Ibu..
Tolong aku ibu...

bicara denganmu..

Hunny...
Apa kabar kamu?

Hunny..
Terimakasih..
Kamu masih membaca blogku..

Hunny..
Sayangku..
Terimakasih kalau kamu masih sayang sama aku..

Hunny..
Kalau aku boleh bertanya,
Kalau kamu sayang sama aku, kenapa kamu bisa bersama wanita lain,
Dan aku tidak bisa?
Aku tidak bisa membagi perasaan dengan org lain..
Hunny..
Apa kamu sayang sama wanita itu,seperti kamu sayang sama aku?
Sayangku..
Itu pilihanmu..
Dan aku tau,
Aku harus cari tau jawabannya sendiri..

Sayang..
Kalau aja kamu tau..
Aku berharap bisa denger suara kamu..
Dan bicara sama kamu..
Bukan bicara tentang kita..
Hanya pembicaraan seorang teman..

Hunny..
Aku nggak tau, sesering apa kamu membuka blog ku..
Hanya tempat ini..
Hanya disini..
Aku bisa bicara sama kamu,
Walaupun kamu diam..

I miss you so much,hunn...
I wish u know it..

menenangkan diri...

Inda...
Tenanglah...
Sabarlah...
Jadilah wanita yang kuat...

Tuhan dan Ibu akan mengatur semuanya...

Inda..
Kamu hanya perlu yakin dalam hatimu,
Kalau Tuhan sayang sama kamu..
Dan Tuhan akan memberi yg terbaik
Yang kamu ingini...

Tenanglah Inda...
Tenang...

sebuah pesan untukku

Ibu..
Ketika aku terbangun,
Kudapati sebuah pesan singkat..

Itu dia,Ibu..
Walaupun dia tidak menulis namanya,
Aku tau itu dia
Yg ternyata membaca semua pesanku di sini..

"Ibu..katakan pada dia..
aku tetap sayang ama dia,
itulah yg buatku menjauh dan menahan
utk tdk tlp.
ibu,kuatkan dia sprti kau kuatkan aku,
ampuni dia sprti aku jg."

Ibu..
Ibu sangat tau, apa yg aku ingin...
Aku tidak ingin memaksakan hubungan ini..
Tapi, aku hanya berharap dia sedikit lebih keras untuk hubungan ini..

Ibu..
Aku tau semua tidak mungkin..
Dia memilih berpisah..
Dan,
Sekali lagi aku mengalah..
Aku bersabar..
Paling tidak,
Aku sudah melakukan 1 langkah kecil dgn meninggalkan rumahku
Untuk sementara,
Dan berharap,
Kelak orangtuaku akan mendengar pilihanku..

Ibu..
Terimakasih Kau jawab semua pertanyaanku..

Hunny..
Sayangku..
Terimakasih kamu baca semua pesan saya untuk kamu disini..
Aku tidak bisa berharap banyak lagi..
Hanya satu saja,
Semoga aku tidak pernah terlambat
Tapi,
Tolong ijinkan aku mendengarkan hati kecilku
Untuk selalu yakin sama kamu dan Jessie..
Saya sayang kamu..
Saya disini..
Nunggu kamu..

Ibu..
Sampaikan bahagiaku buat dia..
Dan peluk ciumku untuk dia dan Jessie...

ada apa denganmu hari ini,inda?

Ibu..
Ada apa denganku hari ini?
Kenapa hari ini aku begitu tidak tenang..

Gelisah,
Khawatir..

Dan kenapa banyak hal selalu mengingatkan aku pada dia?
Ibu..
Apa dia baik2 saja?
Ataukah rumahku?

Ibu..
Aku butuh "kokainku"
Walaupun sedikit..
Aku butuh..

Ibu...
Knp aku kembali terjatuh?
Knp hatiku kembali sakit?

Hunny..
Saya kangen kamu..

Rabu, 12 Mei 2010

surat untuk mama dan papa

Ma pa..
Apa kabar..

Surat ini aku tulis
Agar mama dan papa tau,
Banyak hal yang tidak mama dan papa tau tentang aku..

Ma pa..
Aku minta maaf..
Beberapa bulan ini sudah jadi anak yang tidak mau ikut apa kata mama dan papa
Seumur hidupku,
Aku yakin aku tidak akan mampu menghtung berapa maaf untuk mama dan papa..

Ma pa..
Aku tau,
Mama dan papa berusaha memilih dan menentukan yang terbaik buat aku..
Dari aku kecil sampai aku besar..
Aku berusaha mengikuti semua yg mama dan papa minta.
Semampuku..

Ma pa..
Aku nggak tau,
Apa alasan mama dan papa tidak setuju akan hubunganku..
Kalau memang karena status dia,
Kenapa mama dan papa nggak coba untuk melihat sisi lain dia?

Ma pa..
Laki-laki inilah yg aku sayang dan aku yakini akan menjadi pemdampingku
Laki-laki inilah yang bisa memberi semua arti hidup yg tidak aku dapat dari laki-laki sebelumnya.
Dan berharap,
Kelak laki-laki ini bisa menjadi kebanggaan mama dan papa.
Seperti mama dan papa bangga padaku

Mama,
Lama sekali aku tidak bertukar pikiran..
Karena aku merasa kita mulai tidak sejalan,,
Karena aku merasa mama terlalu memakai gengsi mama..

Papa..
Tahukah papa,
Aku berusaha mencari pendamping yg seperti papa
Dan aku temukan semua di dia..
Dan aku berharap, laki2 inilah yg akan mengucap janji pernikahan bersamaku nanti

Mama
Papa..
Aku berharap,
Suatu saat hati mama dan papa akan terbuka
Untuk dia dan Jessica
Dan aku berharap tidak terlambat.

Ma pa
Laki-laki inilah pilihanku..
Aku terima segala resiko dan kekurangannya...
Walaupun banyak orang bilang aku bodoh,
Tapi aku tetap yakin sama dia..

Aku tau,
Surat ini tidak akan pernah sampai ke tangan mama dan papa
Tapi, aku berharap,
Suatu saat..
Aku sanggup mengatakan semuanya...

Aku sayang mama papa...
Kalaupun restu itu tidak pernah ada,
Paling tidak,
Berikan aku 1 alasan lain selain kegagalan pernikahannya.
Agar aku bisa lega..

Sekarang,
Biarkan aku sendiri dulu disini..
Sampai aku merasa siap..

Mama papa..
Maaf..

ibu..

Ada amarah yg begitu besar didalam hatiku..

Ibu..
Doa apa yg hrus aku ucap buat dia?
Harapan apa yang harus aku gantung pada dia?

Ibu..
Apa aku harus mendoakannya menikah tahun depan tapi bukan denganku?
Atau aku harus berdoa supaya dia kembali padaku?

Ibu!!!
Tolong jawab aku!!
Kenapa terlalu sakit rasanya,
Membayangkan dia bersama wanita lain?

Ibu...
Aku ingin marah!!
Tapi siapa yg salah???

Ibu....
Sakit sekali dadaku...

Ingin aku berlari,
Sampai aku sendiri tidak bisa merasakan apapun..

Ibu..
Hanya pekerjaan itu harapanku sekarang..
Agar ada hal lain yang bisa memenuhi otakku..

Ibu...

Selasa, 11 Mei 2010

kebodohan di pagi hari..

Luka itu belum kering
Harusnya tidak kubuka dulu
Kalau aku tidak ingin kembali sakit
Aku belum kuat..

Ibu..
Betapa aku bodoh..
Situs jejaring sosial itu kembali menjatuhkanku
Hatiku sakit..
Melihat dia dan wanita itu disana

Aku berusaha menguatkan hatiku
Untuk bahagia dengan kebahagiaannya..
Tapi,
Tetap terasa sakit..

Ibu..
Kuatkan aku
Jangan pernah lelah mengusap punggungku
Jangan pernah lelah menghiburku..

Ibu..
Biarkan aku menyimpan rasa yakin
Kalau dia akan jadi lelaki terakhirku..
Ibu..
Ijinkan aku mengikuti hati kecilku..

Ibu..
Aku sayang dia..
Terlalu sayang..

Ibu,
Apa dia tau itu?
Apa dia sudah benar2 tidak ingin bersamaku?

Ibu..

Senin, 10 Mei 2010

kembali teringat..

Ibu..
Kenapa kejadian malam itu kembali mengusikku?
Malam itu..
Dimana kami memutuskan untuk tidak akan bertemu lagi..

Ibu..
Kemarin aku begitu tenang menjalani hariku..
Kenapa hari ini aku kembali terusik?

Ibu..
Laki-laki itu,
Yang selalu ada di hidupku..
Apa dia juga merasakan yang sama sepertiku?

Mungkin,
Dia ngga akan pernah baca blog ku
Tapi tak apa..

Kalau memang jalanku adalah mendekatinya sebagai teman,
Aku terima..

Hunny..
Sayangku..
Saya kangen kamu..

merindumu..

Hunny...
Apa kabar kamu..

Hunny...
Aku tau,
Kamu berusaha konsekuen dgn keputusanmu
Dan nggak ngangkat telepon dari aku..

Hunny...
I wish u call me..
Just to say hallo..

Aku tau itu mimpi doang..
Tapi, aku lebih baik mimpi..
Daripada nangis atau ngotot nelpon kamu..
Siapa tau,
Ibu melakukan sesuatu yg ngebuat kmu telpon aku..

Sayangku..
Baik2 disana ya..
Jangan pernah benci sama aku..
Jangan pernah lupa sama aku...

Saya sayang kamu...

Minggu, 09 Mei 2010

terimakasih untuk hari ini..

Ibu..
Terimakasih.

Hari ini,
Seperti ada suara yg meyakinkanku
Yg menenangkanku...

Aku harus bisa..
Menjalani hariku dengan lebih kuat..
Biar saja Tuhan dan Ibu yang akan mengatur masalah jodohku..
Aku hanya perlu rasa yakin..
Yakin akan pilihanku..
Dan menjalani dengan ikhlas..
Dan lebih tenang..

Sekarang,
Aku ingin berkonsentrasi dengan hidupku disini..
Dengan hal hal baru yang ada di depanku..

Dan dia..
Biarkan dia disana dengan harinya..
Dan Tuhan akan mengatur semuanya..

Ibu..
Biarkan hati kecilku terus meyakini dia..
Dia adalah laki-laki terakhirku..
Dan Jessie juga akan jadi bagian dari hidupku..

Ibu..
Sampaikan rinduku untuk rumahku
Dan untuk dia
Selalu...

Sabtu, 08 Mei 2010

pagi ini...

Pagi ini.
Aku berharap mendengar suaranya..
Walaupun hanya 1 kata.

Pagi ini,
Aku kembali bangun dengan hati yang tidak tenang..
Ada yg aku khawatirkan
Yg aku sendiri nggak tau apa.

Ibu..
Apa kabar dia hari ini?
Apa yg dia lakukan di hari minggunya?

Ibu...
Aku ingin dengar suaranya..
Sedikit saja..
Ijinkan aku,Ibu..

Ibu..
Selalu sampaikan peluk ciumku untuk keluargaku
Juga untuk dia..

bicara denganmu..

Hunny....
Hari ini aku berharap bisa bicara sama kamu..
Sebentar aja..

Tapi aku nggak bisa..

Hunny..
Kamu lagi apa?
Kamu udah tidur ya?

Hunny...
Aku berusaha nyari titik capek buat mikirin kamu
Biar aku tenang..
Tapi knp aku belum bisa..

Hunny..
Kenapa banyak banget hal yg ngingetin aku ke kamu..
Hal2 kecil..
Tapi manis.

Saya kangen kamu..

Jumat, 07 Mei 2010

setahun yang lalu...

Setahun yang lalu..
Aku memberikan semua kepercayaanku sama kamu..
Semuanya..
Dan sudah tersisa lagi..
Dan sampai hari ini..
Aku masih meletakkan kepercayaan sama kamu..
Untuk jadi laki-laki terakhir di hidupku nanti..

Setiap hari..
Aku berdoa agar suatu saat aku tau rencana apa yang TUhan susun buat aku

Setiap hari..
Aku berharap ada keajaiban yang akan mengembalikan hubungan kita..

Hunny...
Sayangku..
Setiap hari aku belajar ikhlas..
Dan selalu percaya..
Kalau kamu masih ada disitu..
Didalam hati kecilku..

Ibu..
Tidak lelah aku berharap..
Dan menyimpan rasa yakin untuk dia..

Ibu..
Biarkan aku menyimpannya
Walaupun sendiri..

Hunny...
Peluk ciumku setiap hari untuk kamu dan Jessie..

doa untuk papa..

Hari ini ...
Papaku bertambah usia.

Tuhan..
Berikan umur panjang untuk papaku..
Sampai bisa mengantarku ke altar bertemu suamiku nanti..
Berikan kesehatan untuk papaku..
Rejeki yang tidak pernah putus..
Dan bahagia yang tidak pernah habis..

Tuhan..
Ini pertama kali
Aku tidak ada saat papaku ulang tahun..
Tapi,
Aku yakin papa tau..
Kalau aku punya niat sendiri...

Tuhan..
Tak henti aku berdoa..
Agar Tuhan membukakan pintu ikhlas untukku dan pendampingku kelak..
Untuk menerima pendampingku..
Dengan segala kekurangannya..

Papa..
Aku sayang papa..

dear hunny...

Hunny...
Saya kangen kamu...

Apa kamu sudah bener2 lupa sama aku?

Setiap hari,
Aku bertanya2..
Rencana apa yang sudah Tuhan dan Ibu beri buat aku...

Setiap hari,
Aku berharap
Akan ada keajaiban yang bisa ngembalikan kamu ke aku..

Hunny..
Saya kangen kamu
Saya kangen kamu..
Saya kangen kamu..
Saya kangen kamu..
Saya kangen kamu...
Saya kangen kamu..

menikmati perihku..

Orang bilang mungkin aku gila..
Orang bilang mungkin aku kelewat baik..
Orang bilang mungkin aku aneh..

Tapi biarlah..

Aku menikmati sakit di hatiku..
Sakit yang kubuat sendiri..
Dan luka yang aku buat sendiri...

Tadinya..
Bertanya kabar dia dan debora,
Mungkin akan menambah sakit hatiku..
Tapi, aku harus berani..
Inilah kenyataannya..
Kenyataan bahwa dia sudah bersama wanita lain..
Dan
Sepertinya mereka bahagia...

Ibu..
Asal dia bahagia..
Aku pun begitu...
Aku tidak ingin memikirkan jodohku..
Aku hanya ingin berjalan saja..
Aku takut..
Takut berharap terlalu banyak lagi..
Aku belum bisa percaya lagi akan laki-laki
Kecuali dia..

Aku ingin membuka hatiku..
Tapi,
Selama aku masih menyimpan rasa yakin buat dia..
Aku tau aku ngga akan pernah bisa..
Ngge akan pernah bisa menerima orang lain..

Ibu
Semakin hari..
Rasa sayang itu semakin besar..
Tapi,
Sakit hati itu juga akan membesar..

Ah..
Biarlah..
Aku jalani saja hariku..
Hariku yang masih panjang..
Yang penuh impian...

Ibu..
Peluk cium untuk keluargaku di surabaya
Juga untuk dia , jessie dan regina

Kamis, 06 Mei 2010

andai aku bisa..

Ibu..
Hari ini,
Aku tidak ingin merusak bahagiaku..

Ibu..
Hari ini dia kenapa?
Jangan biarkan dia sakit,Ibu..
Lindungi dia selalu..
Seperti Ibu melindungi keluargaku..

Ibu..
Ingin sekali aku masih bisa menggosok punggungnya..
Mendengarkan ceritanya..
Mendengarkan marahnya..

Hunny..
Kalau saja aku masih bisa jadi temen cerita buat kamu..
Kalau saja aku masih bisa menggosok punggungmu..

Hunny..
Pasti wanitamu sudah bisa menenangkanmu..
Wanita itu pasti sudah menggosok punggungmu..

Hunny..
Kamu jangan sakit ya..
Kasian anak2 kamu kalau kamu sakit...

Minum vitamin yg rutin..

Ibu..
Peluk ciumku untuk keluargaku...
Peluk ciumku untuk basia, jessie dan regina..

Rabu, 05 Mei 2010

terimakasih..

Tuhan..
Ibu...
Terimakasih...
Terimakasih kau beri aku titik cerah..
Kau beri aku kesempatan sekali lagi..
Untuk mencoba hidup sendiri...

Ibu..
Aku tau ini tidak mudah.
Tapi, aku yakin aku bisa..
Aku harus bisa..
Aku punya orang tua..
Teman..
Ada Ibu
Dan ada dia...
Dia...
Yang jadi motivasi ku untuk belajar hidup sendiri...

Sayang...
Hunny....
Tinggal sedikit lagi,
Aku akan diterima kerja disini..
Tinggal sedikit lagi..

Sayang...
Tetaplah disitu..
Ditempat aku bisa melihatmu..

Hunny...
Inghin rasanya aku menghabiskan waktu bersama kamu disini
Tapi,
Aku tau itu nggak mungkin..

Biarlah aku disini..
Menunggu kamu..

pagi ini

Pagi ini..
Aku bangun dengan begitu banyak rasa syukur.
Tapi,
Kenapa masih ada rasa sesak dihatiku?

Orang bilang,
Aku perempuan gila
Yang mau menyimpan sakit hati
Harusnya aku bisa membalas,
Tapi aku tak ingin
Aku tak ingin dia membenciku

Sayangku...
Apa kamu disana sudah benar2 melupakan aku..
Melupakan 1 tahun kita?

Sayangku...
Kenapa susah sekali menyembuhkan sakit ini..
Sakit sekali..
Saya butuh kamu...

Saya butuh kamu...

pengen ngobrol sama kamu..

Hunny..
Slmt malam..
Kmu pasti lagi bobo in jessie.
Apa kabar gadis kecilmu itu?
Makin lucu ya?

Hunny..
Gmn kabar kamu?
Sehat?
Gmn kabar kamu sama debora?
Kamu pasti lagi seneng2nya ya..
Apalagi jessie..
Pasti dia lagi seneng2nya keluar bareng dia..

I'm happy if u're happy..

Hunny...
Besok aku interview lagi..
Sebenernya pekerjaannya menarik,
Tapi..
Salarynya kecil..
Hmmh...
Sayang banget ya...
Pdhl dia prshn besar lho..
Oiya..
Tadi aku ke giant sama dek nies
Berharap bisa makan burger king yg ada jamurnya itu
Eh.. Malah burger kingnya belom buka..


Hunny..
Kmu pasti lagi capek,
Pengen istirahat..
Oiya..
Salam buat om sama tante ya..
Cepet sembuh..

Hunny..
I always love u..
Always miss u..

Peluk ciumku buat kamu dan jessie

Selasa, 04 Mei 2010

saran seorang teman..

Seorang temanku bilang..
Aku mungkin perlu seorang psikolog untuk berbagi
Untuk bisa lebih baik

Ibu..
Apa mereka sudah sebegitu khawatir padaku?
Aku hanya perempuan biasa
Yang bisa patah hati
Bisa sedih
Bisa marah
Dan bisa terluka..

Ibu..
Apa aku salah kalau aku masih
Menyimpan begitu banyak rasa kagum pada basia?
Menyimpan begitu banyak rasa rindu buat basia?
Menyimpan begitu banyak rasa yakin buat basia?

Senang rasanya laki-laki itu masih sedikit memperhatikanku
Walaupun sedikit sekali
Tapi
Aku senang..

Hunnyku..
Sayangku..
Ini mungkin langkah emosional..
Tapi mungkin,
Ini salah satu caraku
Membunuh rasa emosi pada keadaan rumahku..
Ya..
Hanya kamu dan Tuhan yang tau.
Betapa aku menyimpan begitu besar rasa marah pada rumahku.
Dengan meninggalkan rumahku untuk beberapa saat,
Mungkin aku akan kembali menemukan rasa kangen
Rasa rindu akan sebuah kehangatan rumah..
Dan berharap
Mereka akan lebih menhargai pendamping pilihanku
Dan aku berharap
Itu kamu..

Hunny...
Biarkan aku berbicara denganmu..
Dan berharap,
Kelak ketika kamu baca semuanya..
Dan hatimu memang buat aku..
Aku ingin kamu mencariku..
Aku disini..
Menunggu kamu..

pagi ini....

Pagi ini...
Kudengar lagi suaranya..
Suaranya yang selalu bikin aku tenang...
Suaranya yang selalu terdengar hangat...

Hunny..
That was meanfull for me..
Hunny..
Akhirnya kamu tau kalau aku di jakarta.
Kalau kamu ke jakarta,
Aku berharap
Kamu masih mau telepon aku.
Walaupun aku tau suasananya ngga akan seenak dulu
aku terima
Asal bisa menghabiskan waktu sama kamu.

Hunny..
Sayangku..
Apa kamu masih menyebut namaku dalam doamu?
Mengingatku di waktu kosongmu?
Saya kangen kamu..
Kangen...

Ibu..
Pagi ini begitu mengejutkan..
Suaranya..
Mengembangkan senyumku..

Ibu..
Semoga hari ini aku dapat panggilan lagi
Dari kantor yang kemarin..
Atau dari temen papa..
Ibu..
Peliharalah semangatku ini..
Terus dan terus...

Ibu..
Peluk ciumku untuk keluargaku dirumah
Peluk ciumku untuk basia dan Jessie

hanya beberapa detik...

Hunny...
Sayangku...
Walaupun hanya beberapa detik aku denger suara kamu..
Rasanya bisa membuatku tenang..
Ya.
Hanya beberapa detik,
Dan semua lelahku seperti hilang.

Hunny..
Apa kamu sadar?
Kamu udah jadi cocain buat aku.
Aku tau dimana harus nyari,
Tapi,
Aku tau cocainku tidak mau dicari.

Sedikit suara kamu,
Bahkan sedikit bau body spray kamu yang sengaja
Aku semprot ke tanganku..
Bisa ngebuat aku gila..
I'm so happy..

Hunny...
Kenapa banyak orang begitu aneh melihatku
Ketika aku jawab
Aku masih yakin sama kamu..
Masih sangat yakin..

Aku nggak perduli..
Walaupun sekarang kamu mungkin bahagia dengan wanita itu..
Tapi,
Ijinkan aku menyimpan dan terus yakin..
Bahwa kamu dan Jessie adalah masa depanku..
Seperti dulu kamu yakin
Kalau aku akan jadi punya kamu.

Ibu..
Suaranya begitu membiusku..
Sangat..

Ibu..
Sampaikan peluk ciumku
Untuk dia dan Jessie...

hanya beberapa detik...

Hunny...
Sayangku...
Walaupun hanya beberapa detik aku denger suara kamu..
Rasanya bisa membuatku tenang..
Ya.
Hanya beberapa detik,
Dan semua lelahku seperti hilang.

Hunny..
Apa kamu sadar?
Kamu udah jadi cocain buat aku.
Aku tau dimana harus nyari,
Tapi,
Aku tau cocainku tidak mau dicari.

Sedikit suara kamu,
Bahkan sedikit bau body spray kamu yang sengaja
Aku semprot ke tanganku..
Bisa ngebuat aku gila..
I'm so happy..

Hunny...
Kenapa banyak orang begitu aneh melihatku
Ketika aku jawab
Aku masih yakin sama kamu..
Masih sangat yakin..

Aku nggak perduli..
Walaupun sekarang kamu mungkin bahagia dengan wanita itu..
Tapi,
Ijinkan aku menyimpan dan terus yakin..
Bahwa kamu dan Jessie adalah masa depanku..
Seperti dulu kamu yakin
Kalau aku akan jadi punya kamu.

Ibu..
Suaranya begitu membiusku..
Sangat..

Ibu..
Sampaikan peluk ciumku
Untuk dia dan Jessie...

Senin, 03 Mei 2010

in my way..

Ibu..
Barusan aku intrview...
Ibu..
Tiba2 aku seperti punya semangat baru...
Semangat untuk bangun lebih kuat lagi...

Dan laki-laki itu..
Masih jadi penyemangatku...
Tidak masalah..
Kalau ia tidak mau dengar suaraku..
Tapi...
Aku akan terus berusaha..

Ibu..
Sedang apa dia disana?
Apa dia sibuk?
Atau sedang bersama pujaan hatinya yang baru?

Ibu...
Semoga kota ini menjadi rejekiku..
Semoga aku punya kesempatan
Untuk menunjukkan pada dia..
Bahwa aku mampu..
Mampu berdiri sendiri...
Dengan bayangan dia disampingku..
Walaupun dia tidak menganggapku..

Ibu..
Sampaikan rinduku buat dia dan jessie..
Setiap hari..

Minggu, 02 Mei 2010

berharap pertolongan Ibu..

Ibu..
Barusan aku mendapat telepon dari Jakarta..
Ibu..
Aku berharap..
Kali ini adalah rejekiku..
Ibu..
Restui aku besok.
Sertai aku selalu...

Ibu..
Setiap hari..
Aku berusaha menemukan diriku yang hilang..
Hilang bersama dia..
Aku masih merasa ada lubang besar dihatiku..
Dan sakit..

Ibu..
Aku ingin berkomunikasi dengannya setiap hari..
Walaupun tidak mungkin..
Aku akan menulis disini setiap aku ingin berbicara dengannya...
Dan berharap dia akan membacanya..

Ibu..
Lindungi selalu dia...
Dan Jessica...

Hunny..
Saya kangen kamu...
Selalu...

di setiap pagiku...

disetiap pagiku..
kenapa aku masih berharap
ada pesan singkat dari kamu..
masih ada ucapan selamat pagi dari kamu..

disetiap pagiku..
aku selalu berbisik
memohon kebahagiaan buat kamu.

disetiap pagiku..
aku selalu kangen kamu..
cuma pesan usang yang pernah kamu tulis buatku pagi itu
"every single morning i miss u"

hunny...
apa kamu benar bahagia dengan wanita itu?
apa kamu benar sayang pada wanita itu?

hunny...
kalau itu kebahagiaanmu..
tolong kamu pergidari otakku..
pergi sejauh mungkin..
jauh...

Ibu..
sedang apa dia?
kenapa selalu menari di otakku setiap malam dan pagiku?
tidak sadarkah dia?
aku begitu merindukan dia..

kalau dia bilang
suatu saat aku akan berterimakasih akan keadaan ini..
dia salah..
aku tidak pernah berterimakasih akan sebuah perpisahan..

Ibu..
sampaikan rinduku buat dia
sampaikan perhatianku setiap pagi buat dia..

dia..
dia..
basia kaban..
hanya dia..

berharap besok harus lebih baik...

Terimakasih..
Untuk sebuah ketenangan dalam doa...
Untuk kehadiran Ibu dalam doaku..
Untuk kesabaran ibu menenangkanku..

Malam itu...
Kamu minta aku untuk mengerti jalan pikiranmu
Seperti kamu mengerti perasaanku..
Hunny..
Akan aku coba...
Untuk mencari jalan menjadi lebih ikhlas...

Menyayangi kamu..
Sangat aku harapkan...
Tapi..
Orangtuaku memang menolakmu..
Dan Jessie..
Keadaan kita memang nggak bisa dipertahankan..
Tidak ada celah..
Walaupun aku belum mendengarnya sendiri dari mereka.
Kelak,
Ketika aku sudah jauh lebih kuat..
Aku pasti akan bertanya..
Aku tidak takut terlambat..
Dan semoga aku tidak terlambat..
Paling tidak,
Aku jauh lebih lega mendengar alasan mereka.

Tuhan..
Ibu..
Berikan aku kesabaran..
Kekuatan..
Untuk menjalani hariku..
Untuk lebih ikhlas..

Dan biarlah aku
Selalu yakin..
Kalau laki-laki itu adalah pilihanku..
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya...

Sabtu, 01 Mei 2010

my unforgotten night...

Malang, 01 may 2010

Aku gelap mata..
Otakku seperti berhenti bekerja
Aku histeris
Hilang kendali dan emosi...

Malam itu...
Semua emosi tentang permasalahn hidupku seperti diujung..
Aku nggak kuat lagi nahan..

Sesal selalu datang belakangan..
Dan lelaki pujaan ku menjadi sasaran empukku...
Laki-laki yang selalu aku puja itu..
Menjadi sasaran emosiku..

Kata2 diluar akal sehat semua aku tumpahkan ke dia
Dan
Aku menyesal...
Sangat menyesal...

Aku tau,
Dia marah
Dia tersinggung
Dan dia membenciku..
Dan aku tau..
Kami mungkin tidak akan bertemu lagi...
Malam itu adalah beberapa jam terakhir..

Semua yang dia jelaskan..
Semakin membuatku tidak bisa membenci dia...

Hunny...
Sayangku...
Aku menyesal..
Aku minta maaf...

Tapi aku senang...
Semuanya cukup masuk akal buatku..
Dan aku tau...
Kamupun menangis ketika aku memelukmu...
Pelukanmu yang seketika membuatku tenang...
Membuatku merasa jadi manusia paling bodoh sudah mengeluarkan kata2 kasar buat kamu...

Sayank....
Aku sekarang disini...
Hampir separuh beban perasaanku sudah aku ceritakan..
Aku sudah tidak bisa mengharapkanmu..
Hanya bisa mengharap kalau Tuhan dan Ibu sudah mengatur yang terbaik buat kita..

Oh Ibu maria...
Ibu..
Biarkan aku menyimpan rasa yakin
Di hati kecilku,
Kalau laki-laki ini adalah yang terbaik
Dan akan menjadi bapak dari anak2ku kelak..
Dan akan menemaniku sampai hari tuaku kelak...

Ibu..
Hanya Tuhan dan Ibu yang bisa menyampaikan
Maafku buat dia...
Sesalku buat dia..
Dan rasa sayangku yang begitu besar buat dia..


Melihat wajahmu..
Adalah hal terbaik buat aku...
Melihatmu tersenyum dan bahagia..
Adalah hal paling membuatku tenang..



Tuhan dan Ibu..
Tenangkanlah aku..
Bukakan pintu ikhlas untukku
Dan orangtuaku
Agar bisa menerima pilihanku..