Sabtu, 01 Mei 2010

my unforgotten night...

Malang, 01 may 2010

Aku gelap mata..
Otakku seperti berhenti bekerja
Aku histeris
Hilang kendali dan emosi...

Malam itu...
Semua emosi tentang permasalahn hidupku seperti diujung..
Aku nggak kuat lagi nahan..

Sesal selalu datang belakangan..
Dan lelaki pujaan ku menjadi sasaran empukku...
Laki-laki yang selalu aku puja itu..
Menjadi sasaran emosiku..

Kata2 diluar akal sehat semua aku tumpahkan ke dia
Dan
Aku menyesal...
Sangat menyesal...

Aku tau,
Dia marah
Dia tersinggung
Dan dia membenciku..
Dan aku tau..
Kami mungkin tidak akan bertemu lagi...
Malam itu adalah beberapa jam terakhir..

Semua yang dia jelaskan..
Semakin membuatku tidak bisa membenci dia...

Hunny...
Sayangku...
Aku menyesal..
Aku minta maaf...

Tapi aku senang...
Semuanya cukup masuk akal buatku..
Dan aku tau...
Kamupun menangis ketika aku memelukmu...
Pelukanmu yang seketika membuatku tenang...
Membuatku merasa jadi manusia paling bodoh sudah mengeluarkan kata2 kasar buat kamu...

Sayank....
Aku sekarang disini...
Hampir separuh beban perasaanku sudah aku ceritakan..
Aku sudah tidak bisa mengharapkanmu..
Hanya bisa mengharap kalau Tuhan dan Ibu sudah mengatur yang terbaik buat kita..

Oh Ibu maria...
Ibu..
Biarkan aku menyimpan rasa yakin
Di hati kecilku,
Kalau laki-laki ini adalah yang terbaik
Dan akan menjadi bapak dari anak2ku kelak..
Dan akan menemaniku sampai hari tuaku kelak...

Ibu..
Hanya Tuhan dan Ibu yang bisa menyampaikan
Maafku buat dia...
Sesalku buat dia..
Dan rasa sayangku yang begitu besar buat dia..


Melihat wajahmu..
Adalah hal terbaik buat aku...
Melihatmu tersenyum dan bahagia..
Adalah hal paling membuatku tenang..



Tuhan dan Ibu..
Tenangkanlah aku..
Bukakan pintu ikhlas untukku
Dan orangtuaku
Agar bisa menerima pilihanku..

Tidak ada komentar: