aku bingung..
Semuanya berjalan begitu saja..
Aku ingin bersamamu..
Menerima ajakanmu..
Memulai lembar baru..
Yang dulu sangat aku harapkan..
Tapi,
Tak mungkin..
Aku terlanjur merajut mimpi bersama orang lain..
Orang lain yang sangat menyayangiku..
Menyayangiku apa adanya..
Meninggalkanmu adalah tidak mungkin,
mengharapkanmu pun aku tak mungkin..
Akupun tidak kuasa menolak..
Menolak semua hariku bersamamu..
Aku hanya berusaha menepati janjiku padanya..
Tapi bersamamu walau sesaat,
adalah yang terbaik dalam hidupku..
"if loving you is wrong,than i don't want to be right.."
Tuhan.. Ber petunjukMu padaku..
Uuu
Selasa, 27 Januari 2009
Kamis, 22 Januari 2009
21 januari 2009

aku memberanikan diri..
untuk mengungkapkan pilihanku..
aku memberanikan diri .
untuk menyelesaikan hubungan ini..
inilah akhir dari semuanya..
akhir yang tidak kami harapkan..
aku mencoba untuk berpikir rasional..
bukan emosional..
banyak orang mendukungku..
ketika jalan hidup membuatku harus memilih..
ada yang harus dikorbankan..
Tuhan..
tapi, semua tidak seperti yang aku harapkan..
dia tidak melepaskanku..
bahkan sampai hari ini.
dia menganggap keputusanku terlalu dini..
harusnya aku senang..
ketika aku tahu betapa ia mengharapkanku..
tapi, ini saatnya aku bangun
dari comfort zone ku sendiri..
Tuhan..
salahkah pilihanku..
salahkah pilihanku untuk melepaskan dia
dan memilih untuk melanjutkan hidupku
dengan lebih realistis..
Tuhan..
beri aku petunjuk..
Kamis, 08 Januari 2009
labil..
aku bingung..
seharusnya tidak begini..
seharusnya aku bisa menikmati kedekatanku kembali
sebagi teman dekat..
teman bercerita..
walaupun aku tahu semuanya terlalu beresiko
aku hanya ingin menjalani hidupku dengan nikmat saja..
mengalir..
tanpa ada sesuatu yang berat..
aku seperti dihadapkan pada pilihan..
pilihan yang aku buat sendiri..
padahal aku belum ingin memilih.
aku masih ingin bersama dana..
pria yang sangat mengajariku banyak hal
tentang kesederhanaan..
dan realita..
tapi, basia memberiku hal-hal yang tidak aku dapat
kesabaran,
perhatian,
kasih sayang..
kadang aku takut..
takut semua akan berjalan seperti dulu..
tidak berbekas..
malah meninggalkan luka..
ternyata luka itu masih ada..
sedikit sekali, tapi masih sakit..
ketika aku lihat wanita itu, dan malaikat kecil mereka..
mereka seharusnya menjadi keluarga bahagia..
Tuhan..
kenapa tidak Kau rujukkan saja mereka.
agar tidak ada lagi yang mengusikku..
aku sudah mengubur dalam mimpiku untuk meraihnya kembali,
tapi, kenapa sekarang sempat terbersit lagi?
Tuhan..
aku sudah tidak mau bermimpi lagi..
aku ingin menjalani kenyataan saja..
bersama laki-laki
yang benar2 menghargaiku..
dan mampu menemaniku.
seharusnya tidak begini..
seharusnya aku bisa menikmati kedekatanku kembali
sebagi teman dekat..
teman bercerita..
walaupun aku tahu semuanya terlalu beresiko
aku hanya ingin menjalani hidupku dengan nikmat saja..
mengalir..
tanpa ada sesuatu yang berat..
aku seperti dihadapkan pada pilihan..
pilihan yang aku buat sendiri..
padahal aku belum ingin memilih.
aku masih ingin bersama dana..
pria yang sangat mengajariku banyak hal
tentang kesederhanaan..
dan realita..
tapi, basia memberiku hal-hal yang tidak aku dapat
kesabaran,
perhatian,
kasih sayang..
kadang aku takut..
takut semua akan berjalan seperti dulu..
tidak berbekas..
malah meninggalkan luka..
ternyata luka itu masih ada..
sedikit sekali, tapi masih sakit..
ketika aku lihat wanita itu, dan malaikat kecil mereka..
mereka seharusnya menjadi keluarga bahagia..
Tuhan..
kenapa tidak Kau rujukkan saja mereka.
agar tidak ada lagi yang mengusikku..
aku sudah mengubur dalam mimpiku untuk meraihnya kembali,
tapi, kenapa sekarang sempat terbersit lagi?
Tuhan..
aku sudah tidak mau bermimpi lagi..
aku ingin menjalani kenyataan saja..
bersama laki-laki
yang benar2 menghargaiku..
dan mampu menemaniku.
Langganan:
Postingan (Atom)