aku bingung..
seharusnya tidak begini..
seharusnya aku bisa menikmati kedekatanku kembali
sebagi teman dekat..
teman bercerita..
walaupun aku tahu semuanya terlalu beresiko
aku hanya ingin menjalani hidupku dengan nikmat saja..
mengalir..
tanpa ada sesuatu yang berat..
aku seperti dihadapkan pada pilihan..
pilihan yang aku buat sendiri..
padahal aku belum ingin memilih.
aku masih ingin bersama dana..
pria yang sangat mengajariku banyak hal
tentang kesederhanaan..
dan realita..
tapi, basia memberiku hal-hal yang tidak aku dapat
kesabaran,
perhatian,
kasih sayang..
kadang aku takut..
takut semua akan berjalan seperti dulu..
tidak berbekas..
malah meninggalkan luka..
ternyata luka itu masih ada..
sedikit sekali, tapi masih sakit..
ketika aku lihat wanita itu, dan malaikat kecil mereka..
mereka seharusnya menjadi keluarga bahagia..
Tuhan..
kenapa tidak Kau rujukkan saja mereka.
agar tidak ada lagi yang mengusikku..
aku sudah mengubur dalam mimpiku untuk meraihnya kembali,
tapi, kenapa sekarang sempat terbersit lagi?
Tuhan..
aku sudah tidak mau bermimpi lagi..
aku ingin menjalani kenyataan saja..
bersama laki-laki
yang benar2 menghargaiku..
dan mampu menemaniku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar