ketakutanku mulai berwujud...
aku harap, jangan sekarang..
aku takut ia jenuh..
jenuh dengan keadaan yang aku tawarkan.
aku takut ia mulai enggan untuk meneruskan hubungan ini
jangan!!!
aku masih perlu kamu,mas.
aku belum siap!
aku bahkan baru mulai menata hidupku untuk semuanya
mempersiapkan yang terburuk..
tapi,
aku perlu kamu disini mas..
disini..
disampingku..
aku perlu dukungan mu..
walaupun separuhnya aku dapat dari keluargaku
keluarga bahagia yang belum setuju akan semuanya..
mas, aku harap mas tidak jenuh..
sekali lagi aku minta..
jangan sekarang..
bahkan kalau boleh..
jangan pernah jenuh..
terlalu banyak mimpiku bersama mas..
terlalu jauh harapanku buat mas..
terlalu banyak doa aku panjatkan buat mas..
dan aku..
terlalu terbiasa ada mas disampingku..
mas..
aku perlu kamu..
aku harap,
ini cuma pertengkaran kecil
seperti biasanya..
tidak berbuntut panjang..
TUHAN..
akhirnya akupun merasa takut..
takut hubungan ini berakhir..
TUHAN..
hanya pada Mu aku memohon..
dan hanya pada Mu ..
aku berharap yang terbaik..
Senin, 29 Desember 2008
Kamis, 25 Desember 2008
takut hanya sesaat...

kadang...
aku merasa senang
senang bahwa aku tahu aku memenangkan hatinya..
pernah dan (mungkin) sedang memenangkan hatinya..
hati seseorang yang dulu harusnya aku menangkan..
tapi
sekarang, hatiku sudah dimenangkan orang lain..
kadang aku merasa dia pengganggu..
tapi begitu manis..
lucu..
dan menarik perhatianku..
seperti menemukan kesukaan baru..
barang usang yang kembali aku kagumi..
kadang aku terbuai..
dengan "kemenanganku"
tapi, kadang aku sedih..
karena datang terlambat..
dan menjadi hanya sebuah kemenangan saja
menjadi tidak berarti..
aku sekarang seperti sendiri..
harusnya ada suatu rasa ..
tapi, terasa begitu hambar..
tapi..
aku membutuhkan sosok ini..
dia menyanjungku dengan cara yang sederhana..
tulus..
jujur...
Tuhan..
mimpi itu mungkin hanya sebuah bunga tidur saja..
tidak berarti..
ombak di mimpi itu, mungkin hanya sebuah kiasan..
kalau kita akan terbentang jarak yang sangat jauh...
Tuhan..
berilah aku terang..
ketenangan..
kesabaran..
cobaan hidupku akan semakin berat..
aku akan mulai diuji dengan segala peristiwa..
yang membuatku harus lebih berani..
dalam mengambil keputusan hidupku..
dan Bali..
masih menjadi tujuan hidupku..
dengan ataupun
tanpa laki-laki disampingku..
aku lelah untuk kembali berharap pada laki-laki lain..
kalau akhirnya kami berpisah..
mungkin akan perlu waktu sangat lama untuk membuat keputuisan baru..
asal dia bahagia,
akupun bisa tersenyum disini..
Selasa, 16 Desember 2008

B: maaf, waktu itu aku udah ga punya muka buat ngejelasin ke adek
I: kenapa?
B: hidupku bener2 berubah.. dan semuanya tiba-tiba aja..
I: maksudnya?
B: aku kembali lagi ke narkoba.. dan semua berubah
sampai akupun harus keluar dari flanella, karena itu..
I: dan soal mbak ayu?
B: tiba-tiba aja di suatu moment..
dan seperti adek tau sendiri, semuanya harus begini..
I: tanpa penjelasan, undangan. Pun dari mas D aku nggak dapet jawaban apapun.
B: maaf.. (and his holding my hand).
I: ya sudahlah,mas.. itu masa lalu..
B: tapi, aku ngerasa kamu punyaku, sejak kita pertama ketemu dulu.
I: maksudnya?
B: dan aku ngerasa harus ngerebut hakku.. karena kamu itu hakku
I: udahlah mas, aku sudah sama dana.. and i'm happy..
B: tapi, aku tau kalau kamu juga sayang sama aku..
I: aku akuin, memang ya. tapi untuk sekarang sebagai kakak adik, nggak lebih.
B: tapi, aku mau sebagai laki-laki dan perempuan.
I: terlambat. dulu, aku ngerasain , hanya buat mas.
tapi, aku selalu nggak punya keberanian buat ngomong sama mas..
karena aku ngerasa, aku cuman anak SMA yang masih polos banget, dan kamu adalah
almost perfect
B: beri mas kesempatan satu kali aja.
I: mas, dulu, aku sangat membuka kesempatan buat mas..
menunggu mas untuk ngomong duluan, menunggu kejelasan dari mas
tapi apa. semuanya nol. dan mas menghilang, cukup lama, bahkan sangat lama
dan yang aku tau hanya kabar kalo mas sudah nikah
B: tapi, semuanya sulit untuk dijelasin. dan aku nggak punya keberanian untuk ngomonng
karena kamu adalah adek dari sahabatku yang udah tau busuknya aku.
and he hug me.. very tight...
B: harusnya, aku bisa peluk kamu setiap hari..
and still hugging me, tighter.
dan aku harus ngelepas pelukan dia..
I: maaf mas, ini nggak boleh
B: tapi kamu tau aku dan ayu seperti apa sekarang.
kita bertahan hanya buat jessica.
I: ya kalau gitu, perbaiki hubunganmu dan mbak ayu.
B: aku pernah mergokin dia sama laki-laki laen. dan menurutku semua sudah cukup.
I: lalu, apa yang bakal mbak ayu bilang kalau dia tau kita disini?
B: tapi, aku dan ayu hanya formalitas. hanya buat anakku.
I: mas, kamu dikelilingi wanita cantik, dari dulu dna sampai sekarang.
kenapa harus aku?
B: karena dari dulu aku comfort sama kamu. nyaman.
I: kenapa dulu mas nggak pernha bilang?
B: kamu dulu terlalu lucu untuk disayangi sebagai seorang wanita.
seperti boneka kecil.
I; dan sekarang, ketika kamu ngelihat aku seperti seorang wanita, mas pengen aku kembali
B: dek, apa segitu sulit kamu ngelepas dana?
I: iya. dia sudah jadi kebutuhan.
akupun menjadi seperti sekarang, seperti wanita dewasa, itupun secara nggak langsung
karena dia.
dan kami terdiam..
cukup lama..
B: dek, maaf ya kalau dulu mas salah sama kamu.
pernah ninggalin kamu, pernah buat kamu sakit hati, patah hati,
dan mas nggak nyangka adek dulu sejatuh itu.
dan mas rasanya nggak tau diri banget, tiba-tiba sekarang berharap adek kembali.
I: mas, adek sudah maafin dari dulu.
B: tapi, mas tetap berharap sma adek, dan jodoh , waktu, semua itu sudah diatur.
I: terserah, apapun harapan mas, tapi, untuk sekarang adek hanya menawarkan persahabatan.
B: berarti masih boleh sms adek kalau mas di surabaya?
I: pasti.
..........................
kemana saja kamu....
hari itu, pembicaraan kami terjadi..
aku tidka berani memulai pembicaraan tentang "itu"
dia membuaknya..
dia memintaku kembali..
kembali menjadi bidadarinya...
sesaat, nafasku seperti terhenti..
jantungku berdegup kencang...
kata-kata itu yang selalu aku tunggu..
tapi, terlambat..
sekarang aku sudah bahagia..
dengan seseorang yang sangat menyayangiku..
dulu..
aku terjatuh...
sangat rapuh..
bahkan angin pun sanggup menyiksaku..
1 tahun lamanya aku berusaha berdiri setegak sekarang...
bahkan hampir 2 tahun,
aku menanti kepastian..
namun yang aku dapat..
hanya sebuah berita pernikahan..
tanpa sebuah penjelasan..
hatiku dipecahkan..
hancur banget..
sakit sekali..
maaf..
sekarang aku sudah bahagia..
kemana saja kamu
saat hatiku
hanyalah untukmu
kau sia-siakan cintaku..
begitu saja..(song by anggie)
aku tidka berani memulai pembicaraan tentang "itu"
dia membuaknya..
dia memintaku kembali..
kembali menjadi bidadarinya...
sesaat, nafasku seperti terhenti..
jantungku berdegup kencang...
kata-kata itu yang selalu aku tunggu..
tapi, terlambat..
sekarang aku sudah bahagia..
dengan seseorang yang sangat menyayangiku..
dulu..
aku terjatuh...
sangat rapuh..
bahkan angin pun sanggup menyiksaku..
1 tahun lamanya aku berusaha berdiri setegak sekarang...
bahkan hampir 2 tahun,
aku menanti kepastian..
namun yang aku dapat..
hanya sebuah berita pernikahan..
tanpa sebuah penjelasan..
hatiku dipecahkan..
hancur banget..
sakit sekali..
maaf..
sekarang aku sudah bahagia..
kemana saja kamu
saat hatiku
hanyalah untukmu
kau sia-siakan cintaku..
begitu saja..(song by anggie)
Kamis, 20 November 2008
sampai kapan harus mengalah?
aku ingin marah!
aku ingin berteriak "CUKUP!!!"
tapi, aku tak bisa...
aku sudah jenuh mengalah!!
aku sudah cukup mengubur impianku...
impian2 indahku tentang kahidupanku
dan semua harus terpaksa aku kubur...
alasan klise,
menghormati,
dan menganggap orang tua selalu mencari yang terbaik..
aku seperti terjebak...
terlanjur mengikuti semuanya..
mimpiku semuanya berantakan..
psikolog...
menikah muda...
kerja sambil kuliah..
dan..
memilih sendiri pasangan hidupku..
bahkan semua harus aku kubur dalam-dalam..
aku sempat ingin berontak..
tapi akupun tak mampu...
sekarang,
aku hanya bisa berdoa...
hanya mampu
untuk lebih bersabar...
aku buang jauh rasa lelahku..
rasa jenuhku...
aku jalani saja hariku..
bersama dia..
dan hanya beberapa orang saja yang mendukungku...
dan,
hanya Tuhan..
yang benar-benar tahu
seperti apa kata hatiku...
seperti apa mimpiku...
walaupun aku tidak lagi berani bermimpi terlalu banyak..
aku ingin berteriak "CUKUP!!!"
tapi, aku tak bisa...
aku sudah jenuh mengalah!!
aku sudah cukup mengubur impianku...
impian2 indahku tentang kahidupanku
dan semua harus terpaksa aku kubur...
alasan klise,
menghormati,
dan menganggap orang tua selalu mencari yang terbaik..
aku seperti terjebak...
terlanjur mengikuti semuanya..
mimpiku semuanya berantakan..
psikolog...
menikah muda...
kerja sambil kuliah..
dan..
memilih sendiri pasangan hidupku..
bahkan semua harus aku kubur dalam-dalam..
aku sempat ingin berontak..
tapi akupun tak mampu...
sekarang,
aku hanya bisa berdoa...
hanya mampu
untuk lebih bersabar...
aku buang jauh rasa lelahku..
rasa jenuhku...
aku jalani saja hariku..
bersama dia..
dan hanya beberapa orang saja yang mendukungku...
dan,
hanya Tuhan..
yang benar-benar tahu
seperti apa kata hatiku...
seperti apa mimpiku...
walaupun aku tidak lagi berani bermimpi terlalu banyak..
Minggu, 26 Oktober 2008
hidupku terus berjalan...


hidupku, kini akan terus berjalan...
ada senang, ada sedih..
banyak hal harus dipikirkan
dan banyak hal harus dikerjaka..
satu persatu,
teman-teman ku mulai berani menentukan kehidupan mereka..
membuat sendiri lembaran cerita mereka..
aku,
masih menghitung hari..
masih menghitung hari untuk menentukan ceritaku..
masa percobaanku yang terberat akan segera datang..
terpisah jarak
akan membuatku diuji..
akankah kami bisa?
akankah semua mimpi itu akan terjawab?
aku hanya terdiam..
mencoba untuk tidak membayangkan
hanya lebih berusaha mempersiapkan diriku..
menikmati hariku..
hariku yang begitu menakjubkan..
setiap hariku tidak bisa kutebak..
hari ini, 27 oktober..
harusnya, "usia" kami 2 tahun 8 bulan..
hubungan yang cukup lama
dan berarti..
Tuhan..
terimakasih
untuk semua cerita yang sudah Tuhan berikan padaku...
Selasa, 07 Oktober 2008
the syndrome comes again


kenapa ya...
apa aku jenuh?
akhir-akhir ini aku ngerasa semua kembali tidak mungkin
seperti tidak punya keyakinan..
mungkin hanya rasa jenuh
tapi,
kalau mau dipikir lagi,
sepertinya semua mungkin akan menjadi semakin jauh..
tembok yang akan membatasi hubungan kami
akan makin besar
tapi,
akupun takut semakin tidak mampu meninggalkannya
mungkin akan beda situasinya
kalau ada seseorang yang akan menggantikanku
tapi,
dia pun tidak berusaha untuk itu..
ah...
seperti tidak ada lagi yang bisa diharapkan..
lelah sekali rasanya..
tapi,
aku tidak ingin berhenti..
ah..
letih sekali..
apakah harus berpikir sendiri?
tidak..
tapi,
aku juga tidak mau sendiri..
tapi,
untuk saat ini aku harus berpikir sendiri
karena tidak ada yang bisa kami lakukan berdua..
semua ada padaku kuncinya ada padaku sendiri
tapi...
apa aku mampu untuk berpikir sendiri?
Tuhan...
aku lelah sekali
letih sekali..
seperti tidak ada lagi tenaga..
walaupun sudah aku kumpulkan sedikit demi sedikit..
aku ingin berhenti dan mencari sesuatu yang baru...
tapi, aku tidak mampu...
Rabu, 17 September 2008
MEMBOWSANKAN!!!!
kenapa membosankan harus ada huruf "W" ditengahnya?
karena benar-benar membowsankan!!!
hidupku akhir2 ini benar2 tidak menyenangkan!!!!
nggak asik!!!
semuanya serba datar!!
pokoknya tidak ada sesuatu yang berwarna lain...
everything is flat
flat se flat flatnya!!!
aku sendiri bingung mestoi ngabisin hidup sambil ngapain...
bersih2 rumah,
BOSEN!!!
jalan2 di mall
GITU2 AJA!!
pengen kerja SPG
GA BOLEH!!
Tidur
UDAH SERING!!!
aarrggghhhhh!!!!!
kadang2 aku iri sama temen2 aku yang bebas untuk menentukan pilihannya
memang di keluargaku juga bebas,
tapi terbatasi..
kadang2 aku mikir,
kenapa temen2 aku bisa dengan mudah gonta ganti kerjaan ,
ga tau SPg lah atau apa lah
and spending their own money!!
setiap aku tanya kenapa ga boleh,
jawabannya
selalu berhubungan dengan gengsi
padahal,
yang menikmati juga aku
kalo udah gini
aku di rumah bengong,
mereka ngomel
dirumah tidur doang
ngomel juga
pergi ga pulang2
ngomel juga...
bersih2
dibilang "TUMBEN?!"
now what?!?!
Kamis, 11 September 2008
celah baru ataukah jurang baru?
dari pembicaraanku kemaren,
aku seperti menemukan sedikit angin..
tidak terlalu menyegarkan...
tapi, cukup sejuk..
aku sendiri nggak tau
apakah ini celah baru yang bisa dibuka..
atau malah menjadi jurang baru buat hubungan kami..
hubungan ini mulai terasa manis...
sangat menyenangkan...
tapi,
kemaren, semua sempatmembatku harus lebih siap lagi
untuk mengenal kata ikhlas dan berkorban..
yang aku takutkan memang benar..
dan itu aku dengar sendiri...
kelak, orang tuaku akan berharap padaku ..
untuk kebanggan mereka...
aku harus lebih siap
lebih siap lagi...
kalau memang jalanku harus begini...
dan mereka belum bisa menerimanya untukku...
akupun tidak mau memaksa...
bahkan sempat terpikir..
untu tidak mencari laki-laki lain selain dia..
tapi terlalu munafik..
dan itupun mungkin akan menyiksaku
dan lagi-lagi
menyiksa orantuaku...
Oh Tuhan...
jalan apa yang harus aku ambil...
meninggalkannya?
bertahan dengannya?
memintanya besiukuh dengan hubungan ini
atau menitanya meninggalkanku....
Senin, 01 September 2008
sempat berpikir ulang
aku sempat berpikir ulang tentang hubungan ini...
kalau aku harus mempertahankan dia terus ada disini
mungkin aku jahat..
mengekang dia untuk suatu hubungan yang belum jelas arahnya..
sempat terpikir untuk menjadi manusia nekat..
karena kami sama-sama yakin..
tapi, kembali lagi
yakin pun tidak cukup tanpa sebuah modal..
manusia memang tidak ada yg abadi..
ujung-unjungnya semua akan mencari sebuah kedamaian rohani
aku sempat berpikir akan melepaskannya lagi
benar-benar melepaskannya..
tapi, akupun takut tidak siap..
dan sudah pernah aku coba 1x
namun nihil..
hubungan ini sedang berjalan baik..
baik sekali...
semuanya menyenangkan..
namun tetap tersembunyi..
NOL BESAR!!
kadang aku takut
kalau dia sudah berpikir umur...
berarti dia harus berpikir masa depannya..
bukannya aku tidak mau..
hanya saja belumwaktunya
sempat terpikir untuk menikah muda..
namun, setelah aku menjalani seperti ini..
keberanianku menyusut..
pembicaraanku dengan seorang yang punya hubungan sama persis denganku..
sempat dia berpikir untuk nekat meminta pada orangtua sang hawa.
namun itupun ketika ia telah merasa siap
akan memberi nafkah setiap bulan.
dan hal ini sempat ada di pikiranku..
tapi, aku takut
namun dia mengiyakan
dan mungkin untuk saat ini
keputusanku masih tetap..
masih ingin begini..
masih ingin lebih mantap..
mantap dengan hatiku..
dengan hubunganku...
dan dengan hidupku..
kalau aku harus mempertahankan dia terus ada disini
mungkin aku jahat..
mengekang dia untuk suatu hubungan yang belum jelas arahnya..
sempat terpikir untuk menjadi manusia nekat..
karena kami sama-sama yakin..
tapi, kembali lagi
yakin pun tidak cukup tanpa sebuah modal..
manusia memang tidak ada yg abadi..
ujung-unjungnya semua akan mencari sebuah kedamaian rohani
aku sempat berpikir akan melepaskannya lagi
benar-benar melepaskannya..
tapi, akupun takut tidak siap..
dan sudah pernah aku coba 1x
namun nihil..
hubungan ini sedang berjalan baik..
baik sekali...
semuanya menyenangkan..
namun tetap tersembunyi..
NOL BESAR!!
kadang aku takut
kalau dia sudah berpikir umur...
berarti dia harus berpikir masa depannya..
bukannya aku tidak mau..
hanya saja belumwaktunya
sempat terpikir untuk menikah muda..
namun, setelah aku menjalani seperti ini..
keberanianku menyusut..
pembicaraanku dengan seorang yang punya hubungan sama persis denganku..
sempat dia berpikir untuk nekat meminta pada orangtua sang hawa.
namun itupun ketika ia telah merasa siap
akan memberi nafkah setiap bulan.
dan hal ini sempat ada di pikiranku..
tapi, aku takut
namun dia mengiyakan
dan mungkin untuk saat ini
keputusanku masih tetap..
masih ingin begini..
masih ingin lebih mantap..
mantap dengan hatiku..
dengan hubunganku...
dan dengan hidupku..
Jumat, 15 Agustus 2008
setelah kemaren

terimakasih Tuhan...
sudah membiarkan aku bertemu dia...
aku janji untuk yang terakhir...
dan harus menjadi terakhir...
walaupun sebenarnya tak ingin...
sedikit terobati...
sedihku...
rasa ingin bertemuku....
walupun..
aku tidak bisa memeluknya seperti dulu..
tidak bisa merasakan hangatnya tubuhnya...
Tuhan...
terimakasih...
walaupun tidak ada pembicaraan tentang "kita"
hanya penjelasan singkat..
kenapa aku tidak diundang...
memandang dan menjabat tangannya saja sudah seperti mimpi..
sudah tidak pernah aku bayangkan...
aku berharap banyak dari pertemuan kemaren..
sangat banyak...
tapi, kemaren pun sudah sangat cukup..
sangat sangat cukup...
aku bisa lega...
walaupun...
masih banyak yang ingin aku ceritakan...
melihat matanya...
melihatnya bermain di panggung...
sambutannya...
tetap seperti dulu..
tetap hangat...
semuanya sudah tidka berasa lagi..
hanya saja tetap manis...
1x24 jam...
biasanya,
aku akan lupa semuanya...
kadang menguntungkan memiliki lemah ingatan..
^__^
jadi, aku bisa mengingatnya sejenak...
sejenak saja..
buatku sendiri...
hanya buatku...
setelah aku coba buat memilih...
masih ada Dana disitu...
tapi, tidak jarang pula dia muncul..
tiba-tiba saja...
walaupun kadang aku harus memutar otak..
untuk menhilangkan dia...
susah sekali...
tapi, aku tidak mau 4 tahun terakhirku hancur berantakan..
setelah semua susah payah aku lakukan...
banyak hal aku lakukan...
hanya buat menghapus dia..
dia
dia
dan hanya dia..
sampai akhirnya 2 tahunku belakangan
begitu manis..
walupun harus belajar lagi...
untuk Dana..
sekarang,
yang aku mau hanya Dana..
14 februari tahun depan...
aku bahkan tidak berani membayangkan akan terulang lagi..
^___^
Senin, 11 Agustus 2008
sedikit terobati

bisa melihat wajahnya
walupun sambil lalu...
cukup mengobati rasaku...
tapi, aku sadar...
semua sudah hambar...
walaupun ada sedikit rasa...
semua tertutupi...
semua sudah hilang..
bohong..
kalau ada orang bilang 1st love never die...
the truth is..
1st love also can die...
it will die...
by itself...
Semua sekarang yang ada hanya dia...
hanya dia saja....
ingin aku tulis semua ceritaku tentang dia...
secara terang-terangan...
walaupun belum memungkinkan...
aku simpan rasa bersalahku pada orangtuanya...
ketika aku ingat aku sudah membohongi mereka...
maaf..
tapi, semua harus begini..
semua harus seperti ini dulu...
aku ingin berharap banyak ..
tapi, semua tak mungkin...
aku harus lebih realistis...
Senin, 04 Agustus 2008
tidak ada yang spesial


sekarang ini...
saat ini...
semuanya biasa saja..
tidak ada yang spesial
jenuh..
bosan..
merasa tidak ada yang penting..
hidupku terasa datar..
tidak ada yang dibanggakan...
semuanya biasa saja...
tidak ada yang dikerjakan
tidak ada kegiatan...
hanya berdiam
berhayal
melamun...
tidak ada yang spesial..
hmhh....
bosan
membosankan..
hubungan percintaan pun...
sedang tidak ada yang dibanggakan..
seperti itu saja...
menyebalkan...
Kamis, 10 Juli 2008
selamat ulang tahun...

heppy birthday for me....
ah.. sudah 23 tahun menempati bumi,
tidak terasa....
semakin bertambah umur...
semakin banyak yg harus dipikir..
bekerja, memaknai hidup, dan memaknai kehidupan pribadi...
aku sedang mencoba peruntungan dengan bekerja..
bagian dari memaknai hidup..
terlalu banyak yg sudah terjadi..
tadinya aku pikir tembok yg membuatku harus memutar otak
untuk berpkir ulang mengenai hidup dan laki-laki
sudah bisa melunak
tapi, aku salah!!!
aku justru harus lebih keras lagi mencari cara..
kadang ingin bertahan dengan segala keputusan yg sudah aku ambil..
namun, selalu sedih yg ada..
Tuhan...
apa sebenarnya yg harus aku pikirkan untuk saat ini...
keputusan untuk mengalah itu
keputusan untuk berkorban itu terlalu besar...
Tuhan...
semua terasa tidak mungkin...
semua terasa begitu berat... t
api, aku harus memutuskan!!
GROW UP, GIRL!!
Jumat, 13 Juni 2008
tentang sebuah kata "ikhlas"
Dari seorang sahabat..
Keikhlasan mungkin tidak datang dengan sendirinya, melainkan dipelajari. Keihlasan tidak muncul secara spontan namun perlahan-lahan. Ikhlas… kata yang mudah diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan. Keikhlasan terjadi ketika kita bisa menerima sesuatu yang tidak bisa kita terima atau yang tidak kita harapkan, seperti mempercayai sesuatu yang tidak dipercaya.
Menjadi ikhlas itu sulit namun bukan hal yang mustahil. Keikhlasan merupakan tantangan hidup karena dalam putaran kehidupan akan muncul kewajiban untuk menjadi ikhlas, entah berupa kesenangan, tangisan pun kepedihan. Seribu hujaman, guncangan, kegetiran dan keengganan merasuk dalam jiwa ketika diri memulai sebuah perjalanan ikhlas. Akankah bahagia kan datang ketika puncak ikhlas sudah tercapai, atau hanya akan menjadi seonggok penyesalan dan kenangan manis namun memuakkan yang kan terus menghantui sepanjang hidup? Kita tidak akan pernah tahu jawabannya jika belum mencobanya. Tetapi mengapa banyak orang yang enggan bahkan takut menapaki tangga keikhlasan? begitu menyeramkankah, atau itu hanya sebuah tameng atas kegagalan untuk memperoleh sesuatu?
Begitu banyak pertanyaan bergejolak dalam jiwa, memaksa keluar dan mencari-cari jawaban dalam gelap.
Berlari ke sana kemari, berusaha mencari jawaban pasti, tapi… hanya lelah yang didapat. Ternyata mencari keikhlasan bukan dengan berteriak-teriak, membaca buku, berdiam diri di masjid bahkan bertanya para ahli tasawuf sekalipun.
Keikhlasan bisa didapat seperti layaknya seorang anak kecil belajar berjalan. Perlahan namun pasti kaki mencoba menapak, tertatih namun tanpa putus asa terus mencoba. Tangannya meraba mencari sesuatu yang dapat dipegang agar tidak terjatuh, terkadang dia menangis ketika tubuhnya terjatuh karena kehilangan keseimbangan, tapi kemudian bangkit kembali tanpa jera dan terus berusaha berjalan. Semangat dan tangisan menghiasi perjuangannya. Namun suatu waktu tangisannya berubah menjadi senyum ketika dia sudah mantap berdiri dan mampu berjalan dengan kedua kakinya. Kebahagiaan terpancar dari matanya, ada kepuasan didalamnya dan dia tahu perjuangannya tidak sia-sia.
Begitulah perjalanan keikhlasan dimulai, sulit… namun pada akhirnya kita akan sampai juga ke sana. Satu yang dapat dipahami bahwa menjadi ikhlas bukan berarti tanpa diiringi penyesalan, menjadi ikhlas tidak selamanya harus selalu kuat seperti batu karang dan menjadi ikhlas tidak harus tanpa airmata…
Menjadi ikhlas berarti seluruh jiwa dan hati kita sudah bisa menerima dan mengerti akan apa yang terjadi, walaupun di dalamnya sarat dengan airmata dan rasa pedih di hati. Namun airmata hanyalah hujan yang akan menghapus kemarau di hati yang kering, dan kepedihan akan menjadi pupuk untuk menyuburkannya kembali, sehingga akan tumbuh sesuatu yang indah. Jadi… jika hasil dari keikhlasan begitu indah dan membahagiakan.
Senin, 09 Juni 2008
kacau

tidak tau apa yg terjadi hari ini
semuanya tiba-tiba kacau..
aku kehilangan mood ku..
kehilangan semangatku...
aku hanya ingin sendiri...
aku mencoba untuk tetap tenang...
menjadi seperti aku...
tapi tak bisa
Tuhan...
aku kangen...
kangen Icha...
kangen Basia...
dan kangen saat aku bisa berdua bersama Dana tanpa harus takut...
saat-saat yg bisa membuatku tenang...
membuatku bersemangat...
Tuhan...
aku tidak bisa lepas dari Dana..
ingin kuteriakkan lantang...
aku ingin semua orang tahu kalau aku tidak sanggup...
aku butuh sebuah bahu untuk bersandar...
Tuhan..
siapkah aku dengan keputusan yang aku ambil?
siapkah aku ketika aku harus menghabiskan hariku bersama laki-laki asing..
yg bisa membahagiakan orang tuaku?
Tuhan...
sanggupkah aku...
Tuhan...
salahkah apa yg sudah aku putuskan?
salahkah apa yg aku anggap baik?
salahkah jika aku mencoba untuk membalas budi?
salahkah jika aku berkorban?
salahkah jika aku berusaha untuk menunjukkan baktiku?
Tuhan...
hanya Tuhan yang sanggup mendengar jeritku...
jeritku yang begitu keras...
sangat keras...
namun tak seorang manusia pun mampu mendengar...
hanya Tuhan...
Kamis, 08 Mei 2008
ketika waktu memaksa untuk memilih

Tuhan... terlalu banyak yag sudah terjadi, dan aku tidak tahu harus mengarahkan kakiku kemana dua laki-laki baik ada dalam hidupku memang tidak mampu mengisi gelas kopi milikku tapi, aku cukup merasa nyaman.. ketika aku berusaha menentukan, jalan mana yang akan aku pilih, semua tampak berantakan.. aku sudah mencoba untuk menentukan namun, semua terasa sulit.. kacau.. kabur.. Tuhan, adakah jalan yang paling tepat untuk kupilih? Tuhan, adakah jalan paling jelas yang terlihat didepan mataku?
Kamis, 24 April 2008
dari seorang sahabat

seorang sahabat
memberitahukanku tentang hidupku
entah benar
entah salah
entah harus kupercaya
ataupun tidak
jajaran kaum adam dibelakangku
harusnya tidak aku permainkan
tapi..
semua terasa mustahil
semua yang sahabatku katakan
sedikit banyak membuka mataku..
hanya rasa nyaman..
merasa ada orang yang membutuhkanku..
jahat
kejam
tapi itulah aku
mungkin aku perlu psikolog
kata dia
tapi,
itu tidak perlu..
aku bisa mengatasi sendiri
sebuah gelas kopi
yang seharusnya terisi kopi
hanya aku isi air mineral
biarlah
toh itu hanya sebuah wadah
dan aku yang merasakannya
munafik
memang
seperti topeng
tapi semua bisa membungkusku rapat
membungkus dalam-dalam
semua lukaku karena dia..
dia..
kaum adam yang sangat ingin kutemui
kupeluk tubuh lucunya
melihat senyumnya
yang semua sudah tidak mungkin lagi..
mustahil
aku biarkan semua begini
kosong
dan aku bisa hidup
dan menikmati hidup
setelah semua pecahan itu
aku simpan dalam sebuah kotak
aku kunci
dan aku buang jauh kunci pembukanya
hampir ada yang bisa membuatku membukanya
tapi,
keadaan memaksaku untuk tidak
lagi-lagi aku kecewa
lagi-lagi aku terjatuh
terperosok
lagi..
ditempat yang berbeda,
namun lebih terjal
aku terdiam
ketika aku sadar
semua kosong
hampa
hanya berwarna hitam
yang aku pikirkan
hanya bagimana membahagiakan
2 manusia yang sudah membawaku kesini
ke alam yang penuh kejutan
walau kadang
aku merasa gelas itu akan terisi
entah apapun isinya..
namun,
jauh didalam
aku berharap..
Tuhan,
salahkah egoisku?
salahkah rasa marahku?
salahkah kosong dalam hidupku?
Tuhan, rencanaMu terlalu buram
tidak dapat aku tebak sedikitpun..
dan aku putuskan untuk tidak menebaknya..
Terimakasih, teman
untuk semua yang kamu katakan
untuk nasehat buatku
dan untuk masa depan yang kau lihat buatku..
Tuhan...
nafasku berat..
Icha..
bantu aku berpikir..
Rabu, 16 April 2008
terduduk sendiri..

jauh disana..
nama itu masih ada..
luka itupun masih ada..
sudah kering..
namun masih bia terbuka..
hangat tuuhnya masih kuingat..
bau tubuhnya masih kuingat..
dia sekarang ada disana..
tapi tidak melihatku..
menyadari aku ada pun tidak
aku tetap disini
memandangnya dari jauh
jauh sekali
berkhayal..
seolah dia ada
san sangat dekat..
kemudian..
aku menangis..
menangisi hidupku..
hidupku yang harusnya berwarna..
namun aku kini terpuruk..
hanya saja tidak banyak orang tahu..
aku terduduk disini..
sendiri..
walupun banyak tangan ingin membantuku..
aku hanya ingin menikmati semuanya..
sakit hatiku belum sembuh..
anyak korban..
tetap tidak sembuh..
banyak rasa puas ..
tapi tidak sembuh..
pun banyak orang tersakiti..
aku tidak perduli..
aku ingin mereka merasakan
yang dulu pernah aku rasakan..
rasa yang dulu pernah dia tinggalkan..
namun ketika aku sadar..
semua tidak berguna!!
marah!
emosi!
egois!
benci!
tapi bukan dendam..
terlalu kejam..
dendam itu terlalu egois..
Tuhan..
apakah dulu dia sadar kalau aku ada?
apakah dulu dia tahu semua dia ambil?
rasa itu sudah dia ambil?
dan dulu ia pecahkan..
hingga aku tak mampu mengumpulkan kepingannya..
Tuhan..
salahkah aku?
ataukah dia?
Tuhan..
tolong...
Icha..
dimanapun kamu..
tolong..
beri jawaban padaku..
Senin, 14 April 2008
sesak hari ini..

hari ini,
aku rasakan begitu sesak
terlalu banyak hal yang membawaku mengingatnya..
mendadak melankolis..
sentimentil..
Tuhan..
dia terus mengiang-ngiang..
merusak hariku..
aku lelah..
tapi, senyumku tetap tersungging
setiap kulihat dia..
aku merasa dia begitu dekat..
Tuhan..
ijinkan aku memandangnya
sendiri...
kunikmati sendiri..
Minggu, 13 April 2008
ketika semuanya terasa tidak mungkin..

hari ini, 14 april 2007
dari kemarin,
laki-laki itu terus datang pada ingatanku.
sedih memang,
tapi aku tidak bisa berbuat apapun..
terlalu banyak kenangan yang sudah dibuat..
terlalu banyak harapan aku gantung bersama dia..
dan ketika dia pergi,
aku merasa semuanya diambil dengan paksa..
ketika ternyata dia telah menikah memiliki seorang anak..
Tuhan..
cinta itu sudha diambilnya
sekarang,
aku lelah untuk mencinta hanya ingin dicinta saja
bosan dengan berharap hanya ingin diharapkan..
Tuhan..
kalaupun ia berpisah dengan pasangan hidupnya dan
Kau kirim dia lagi untukku
walaupun bersama buah hatinya..
akupun tidak kuasa menolak..
tapi,
semua terasa mustahil tidak mungkin..
hanya khayalan saja
ini dunia nyata bukan dongeng!!
Pagi ini,
ketika aku melihatnya
rasa itu pun masih tertinggal
walaupun sedikit..
rinduku terlalu dalam untuk bisa bertemu dengannya
tapi,
benciku dan sakit hatiku juga terlampau dalam..
Tuhan..
mungkinkah pungguk ini mendapatkan bulannya?
Tuhan..
bahkan laki-laki yang berada di sampingku
hanya bisa membuatku merasa nyaman..
merasa dicintai..
Tapi cinta itu sudah tidak ada..
Tuhan..
sampai kapan harus begini?
aku sdar aku harus terus berjalan kedepan..
tapi, biarlah aku mengingat segala yang sudah ada..
dan aku simpan sendiri..
Mas basia,
kalau saja kita bisa bertemu..
walaupun cuma sebentar..
sekedar bertanya kabar..
dan memelukmu..
seperti dulu yag sering aku lakukan..
yang masih sangat kuingat hangatnya..
walupun semua tidak mungkin..
Tuhan..
ijinkan aku berkhayal..
walaupun semua terasa tidak mungkin..
Rabu, 09 April 2008
egois


ketika semua menjadi begitu jelas
egois itu muncul
ketika semua menjadi begitu indah
egois itu muncul
ketika semua menjadi lebih baik
egois itu muncul
anak kecil itu berlari sesukanya
ke kanan
kemudian kembali lagi
seolah dia tidak mendengar satupun peringatan
anak kecil itu hanya mengikuti yang menjadi keinginannya
egois
egois
egois
namun,
ketika satu kejadian
menjadi titik balik
untuk sebuah sudut pandang
semua berubah
ketika anak kecil itu terjatuh
tersungkur
menangis
dan terdiam
ia kemudian harus berusaha bangkit sendiri
bangun dan menghimpun kekuatan
dan ketika semua sudah hampir kembali seperti semula
egois itu kembali muncul
tapi, ia lebih kuat..
ia tahu bagaimana harus berjalan
dengan mengikuti keegoisannya
when another guy comes..

Tuhan..
satu lagi laki-laki datang dalam ceritaku..
laki-laki yang dulu pernah ada dan aku abaikan..
sekarang semua berubah..
mungkin dia tidak berubah banyak
hanya saja aku mulai belajar memandang hubungan ini
dari sisi yang berbeda..
menyenangkan..
tapi, dia terlau baik..
Dana,
aku pikir dia terlalu baik buatku
tapi,
Adit,
dia juga satu lagi laki-laki baik dalam hidupku..
Terimakasih tak terhingga,Tuhan..
telah mengirim banyak sekali makhluk yang begitu sayang padaku..
Adit,
mungkin aku tidak bisa membalas banyak
pun tidak bisa memberi harapan banyak..
kamu datang ketika aku telah memutuskan
memutuskan untuk sendiri..
memutuskan untuk menikmati hariku sendiri..
dengan caraku
dengan semua keegoisanku..
mungkin semua bisa saja berubah
bahkan mulai berubah
tapi, masih aku abaikan
sekali lagi aku abaikan
tapi,
suatu saat aku pasti akan memutuskan
dan ketika ada gadis lain yang lebih baik
untuk berada bersama laki-laki sebaik kamu.
go on..
Tuhan,
Icha,
tak henti aku memohon..
agar semua menjadi lebih terang..
Senin, 07 April 2008
lelah begini...

pfiuh....
lelah hidup begini...
harus terus berdiri sendiri...
dengan 2 kakiku, tapi tanpa seseorang disampingku..
memang keputusanku sudah bulat
sangat bulat..
untuk tetap sendiri, sampai aku menemukan klik
untuk "episode baru" cerita hidupku..
cerita yang lebih serius..
a lifetime story
never end...
bila saat itu datang..
aku ingin
aku punya pikiran yang matang..
mantap..
untuk cerita tanpa ujung..
cerita yang tidak tau kapan akan berakhir..
Tuhan..
semoga keputusanku saat ini benar..
untuk tetap sendiri..
ketika aku benar-benar sadar
bahwa cintaku sudah diambil..
sudah dimiliki seseorang tanpa ia sadari..
Tuhan,
aku tidak butuh hal itu lagi..
cinta dan sayang..
semua bisa datang belakangan..
aku hanya perlu seseorang
yang bisa membantuku..
membahagiakan 2manusia
yang membawaku kesini..
hanya lelaki itu yang aku cari..
Tuhan..
Icha..
aku yakin kalau semua selalu ada untukku..
lelah hidup begini...
harus terus berdiri sendiri...
dengan 2 kakiku, tapi tanpa seseorang disampingku..
memang keputusanku sudah bulat
sangat bulat..
untuk tetap sendiri, sampai aku menemukan klik
untuk "episode baru" cerita hidupku..
cerita yang lebih serius..
a lifetime story
never end...
bila saat itu datang..
aku ingin
aku punya pikiran yang matang..
mantap..
untuk cerita tanpa ujung..
cerita yang tidak tau kapan akan berakhir..
Tuhan..
semoga keputusanku saat ini benar..
untuk tetap sendiri..
ketika aku benar-benar sadar
bahwa cintaku sudah diambil..
sudah dimiliki seseorang tanpa ia sadari..
Tuhan,
aku tidak butuh hal itu lagi..
cinta dan sayang..
semua bisa datang belakangan..
aku hanya perlu seseorang
yang bisa membantuku..
membahagiakan 2manusia
yang membawaku kesini..
hanya lelaki itu yang aku cari..
Tuhan..
Icha..
aku yakin kalau semua selalu ada untukku..
Senin, 24 Maret 2008
when i wake up
aku sadar...
banyak hal sudah terjadi..
setiap manusia punya mimpi, punya harapan..
ketika harapan itu mendekat, da hampir menjadi nyata, ternyata
mungkin semua memang tetap harus menjadi mimpi..
ada sesuatu hal yang lebih realistis untuk dijalani.
ketika seseorang lama kembali datang, aku mulai terusik
aku merasa terganggu, tapi terkadang menikmati..
aku pun sadar..
sejauh apapun aku berjalan, jauh didalam sana,
aku tetap berpikir kalau aku akan tetap kembali pada realitaku..
yang mungkin sebenarnya jalannya sulit..
pandu, kamu adalah makhluk impian,
dan ketika semuanya seoalh akan menjadi nyata,
aku terbangun..
mungkin hanya mimpi..
dana, sekarang semua masih ada pada kamu..
tapi, jalan kita terlalu sulit..
keep fighting, my boy..
tapi, maaf ..
aku tidak bisa berada disebelah kamu..
and for all the boys..
keep fighting for my heart..
try to win it!!!
aku lelah..
lelah harus seperti ini,
tapi...
inilah realita..
akupun tak bisa berbuat banyak..
hanya mengikuti alur cerita..
Tuhan....
ternyata cerita ini begitu rumit...
banyak hal sudah terjadi..
setiap manusia punya mimpi, punya harapan..
ketika harapan itu mendekat, da hampir menjadi nyata, ternyata
mungkin semua memang tetap harus menjadi mimpi..
ada sesuatu hal yang lebih realistis untuk dijalani.
ketika seseorang lama kembali datang, aku mulai terusik
aku merasa terganggu, tapi terkadang menikmati..
aku pun sadar..
sejauh apapun aku berjalan, jauh didalam sana,
aku tetap berpikir kalau aku akan tetap kembali pada realitaku..
yang mungkin sebenarnya jalannya sulit..
pandu, kamu adalah makhluk impian,
dan ketika semuanya seoalh akan menjadi nyata,
aku terbangun..
mungkin hanya mimpi..
dana, sekarang semua masih ada pada kamu..
tapi, jalan kita terlalu sulit..
keep fighting, my boy..
tapi, maaf ..
aku tidak bisa berada disebelah kamu..
and for all the boys..
keep fighting for my heart..
try to win it!!!
aku lelah..
lelah harus seperti ini,
tapi...
inilah realita..
akupun tak bisa berbuat banyak..
hanya mengikuti alur cerita..
Tuhan....
ternyata cerita ini begitu rumit...
Minggu, 10 Februari 2008
lagi-lagi....


lagi-lagi, aku harus dihadapkan pada keadaan seperti ini
kosong.. sepi..
andai dia tau apa yg aku rasain sekarang?
2 laki-laki...
selalu melanglang buana...
malang melintang'mengganggu sekelilingku...
menjadi motivasiku...
Pandu, dia bisa membuatku merasa segalanya, seperti yg aku impikan...
just my men..
membuatku nyaman..
nafsu menjadi nomor ke sekian..
dan impian, sabar dan segalanya dan harapan
harapan akan masa depanku..
pernah aku gantungkan bersama dia..
sesaat dan berarti..
Dana...
Dia adalah laki-laki yang mengajariku kesederhanaan..
arti keluarga...
tanpa harus aku ajarkan, dia tahu bagaimana cara memahamiku..
tahu cara bagaimana membuatku nyaman..
kalau pandu bisa membuatku nyaman berada disisinya,
Dana, tahu apa yg membuatku nyaman..
sabarnya... pengertiannya..
cuma dia yg bisa memanjakan aku..
nafsuku, rasa inginku..
tempatku bersandar...
saat ini hanya dia,
hanya, orang tuaku menjadi penhalang yang tidak mungkin buatku..
aku hanya membiarkannya untuk menentukan sendiri..
aku bukan tidak mau berjuang bersama..
hanya, aku tidak mau menanam asa...
Tuhan..
apa rencanaMu??
Jumat, 18 Januari 2008
selamat jalan, sahabat...
hidup, mati, sakit, sembuh seseorang ada di tanagn penciptanya..
Tuhan.. tidak tahu apa yang harus aku sampaikan...
sedihku jelas tergambar, walaupun aku berusaha lupa... dan ikhlas.. tapi setiap aku ingat hal-hal kecil..
rasanya airmataku meleleh..
Tuhan, sahabtku sudah kau panggil...
Icha sudah kau sembuhkan dari segala sakitnya...
rasanya, dia hanya pergi sesaat...
tidak tarasa apapun...
Tuhan.. aku yakin Icha berada di tempat yang paling tepat disana bersamamu...
Tuhan.. tidak tahu apa yang harus aku sampaikan...
sedihku jelas tergambar, walaupun aku berusaha lupa... dan ikhlas.. tapi setiap aku ingat hal-hal kecil..
rasanya airmataku meleleh..
Tuhan, sahabtku sudah kau panggil...
Icha sudah kau sembuhkan dari segala sakitnya...
rasanya, dia hanya pergi sesaat...
tidak tarasa apapun...
Tuhan.. aku yakin Icha berada di tempat yang paling tepat disana bersamamu...
Senin, 07 Januari 2008
come on ms.pink !!!


Yap.. kata-kata itu adalah yang paling tepat untuk saat ini. kamu bukan tipe wanita lemah dan lembek... kenyataan yang ada, lagi-lagi kamu harus benar2 benar sedikit menomor sekiankan kehidupan percintaan kamu!! ketika dia bilang dia akn di Jakarta terus, kamu harus sekuat dulu, ketika si " Bapak " itu menikah.. walaupun dulu lebih menyakitkan, tapi kamu bisa !!! ayo... semangat... tinggal 11 bulan lagi, kamu akan menyelesaikan studimu... impian selama 5 tahun !! harus!! dan segeralah wujudkan impian dan cita-citamu!! memang, lagi-lagi aku harus benar2 siap ketika nanti aku tau kalau akan ada wanita yang jauh lebih layak buat dia disana... dia memang tidak meninggalkan janji apa-apa.. tapi... anggaplah semua yang pernah dia katakan mengenai hubungan ini adalah angin segar yang bisa jadi motivasi kamu... ayo!!!! semangat!!!! banyak hal menanti kamu... dia hanya sebagian kecil dari kehidupan.. dan kelak, kalau Tuhan mengijinkan... dia akan kembali padamu... dan semua akan jadi nyata... Love at the first sight yang cuma bull shit itu akan jadi beneran.. ayo... semangat !!!
Langganan:
Postingan (Atom)
