setiap manusia punya mimpinya sendiri...
mendadak teringat akan mimpiku..
ketika aku berjalan ke altar...
laki-laki itu menungguku disana..
dan lagu favoritku akan mengiringiku..
dengan penyanyi aslinya...
dan papaku akan berjalan disampingku...
mimpi itu..
rasanya semakin aku percepat..
ingin segera aku raih...
mimpiku
untuk hidup dengan jerih payahku sendiri...
dengan fasilitas minim
tapi,
aku bahagia...
bisa tertawa lepas...
mimpiku..
menjadi seorang guru TK..
setiap hari bersama anak-anak kecil..
yang polos..
yang selalu bisa menghiburku...
dengan kejujuran mereka..
aku sadar..
semua tidak mungkin
tidak mungkin bisa aku dapat...
tapi,
semua masih mungkin..
kalau aku mau berusaha lebih keras..
Rabu, 17 Februari 2010
Sabtu, 13 Februari 2010
Senin, 08 Februari 2010
inilah ketakutanku
perasaanku mulai nggak jelas
aku bingung
aku takut..
takut ketika semua berpeluang
dia sudah engga meneruskan hubungan ini
aku memang tidak selayaknya memberikan dia
hubungan seperti ini
tapi,
sekarang hanya ini yg bisa aku beri
maaf...
tapi, aku takut kalau semua benar-benar berakhir..
berakhir tidak seperti impianku
berakhir buruk...
aku mendadak merasa tidak siap
tidak siap harus sendiri..
bahkan aku tidak perduli
kalau banyak orang akan mengatakan
aku cengeng..
aku benar-benar tidak perduli
aku hanya takut...
aku mulai tidak menemukan diriku dirumahku sendiri
tapi,
aku harus juga membentuk mentalku
untuk
menyiapkan semuanya...
dan rasa tega itu harus bisa aku munculkan
untukku sendiri
aku tidak perduli
kalau mereka mengatakan aku egois
tapi,
aku hanya merasa ini jalanku
Tuhan....
semoga apa yang aku yakini ini benar.
aku bingung
aku takut..
takut ketika semua berpeluang
dia sudah engga meneruskan hubungan ini
aku memang tidak selayaknya memberikan dia
hubungan seperti ini
tapi,
sekarang hanya ini yg bisa aku beri
maaf...
tapi, aku takut kalau semua benar-benar berakhir..
berakhir tidak seperti impianku
berakhir buruk...
aku mendadak merasa tidak siap
tidak siap harus sendiri..
bahkan aku tidak perduli
kalau banyak orang akan mengatakan
aku cengeng..
aku benar-benar tidak perduli
aku hanya takut...
aku mulai tidak menemukan diriku dirumahku sendiri
tapi,
aku harus juga membentuk mentalku
untuk
menyiapkan semuanya...
dan rasa tega itu harus bisa aku munculkan
untukku sendiri
aku tidak perduli
kalau mereka mengatakan aku egois
tapi,
aku hanya merasa ini jalanku
Tuhan....
semoga apa yang aku yakini ini benar.
Kamis, 04 Februari 2010
seandainya.....
seandainya...
dia tau...
gimana rasanya bisa ada di deket dia..
di deket laki-laki yang udah aku gila-gilain
mulai aku putih abu-abu..
seandainya dia tau...
gimana aku ngerasa jadi perempuan paling beruntung...
beruntung ada di deket dia..
dan beruntung mendapatkan laki-laki seperti dia..
dimana aku bisa menemukan figur papaku dalam dia..
kalau saja..
hubungan ini menyiksanya...
aku bersedia melepas dia..
asalkan,
dia yang meninggalkanku..
bukan aku yang meninggalkannya..
membahagiakan orang tua
adalah hal terindah
bagi seorang anak..
walaupun itu tidak membahagiakannya..
mungkin itu yang akan aku telan akhirnya..
aku hanya ingin bersabar..
dan menemukan apa yang aku mau..
kalau orangtuaku ingin kami berpisah..
kalau boleh, aku ingin menolaknya..
kalau saja mereka memberi kesempatan bagi kami
untuk duduk dan berbicara
tentang keseriusan kami..
Tuhan..
rencana untuk hidup sendiri itu semakin besar...
dan akan semakin dekat..
ketika aku merasa, keadaan semakin menyemangatiku..
aku akan berusaha tidak perduli..
ya..
aku ingin seperti sahabatku..
yang bisa meraih sendiri kebahagiaan menurutnya
kebahagiaannya sendiri..
dan menikmati hidupnya,
walau tanpa fasilitas....
Tuhan...
aku hanya berharap, orangtuaku memberi kesempatan bagi kami
untuk mengungkapkan kesungguhan kami...
hanya itu..
dia tau...
gimana rasanya bisa ada di deket dia..
di deket laki-laki yang udah aku gila-gilain
mulai aku putih abu-abu..
seandainya dia tau...
gimana aku ngerasa jadi perempuan paling beruntung...
beruntung ada di deket dia..
dan beruntung mendapatkan laki-laki seperti dia..
dimana aku bisa menemukan figur papaku dalam dia..
kalau saja..
hubungan ini menyiksanya...
aku bersedia melepas dia..
asalkan,
dia yang meninggalkanku..
bukan aku yang meninggalkannya..
membahagiakan orang tua
adalah hal terindah
bagi seorang anak..
walaupun itu tidak membahagiakannya..
mungkin itu yang akan aku telan akhirnya..
aku hanya ingin bersabar..
dan menemukan apa yang aku mau..
kalau orangtuaku ingin kami berpisah..
kalau boleh, aku ingin menolaknya..
kalau saja mereka memberi kesempatan bagi kami
untuk duduk dan berbicara
tentang keseriusan kami..
Tuhan..
rencana untuk hidup sendiri itu semakin besar...
dan akan semakin dekat..
ketika aku merasa, keadaan semakin menyemangatiku..
aku akan berusaha tidak perduli..
ya..
aku ingin seperti sahabatku..
yang bisa meraih sendiri kebahagiaan menurutnya
kebahagiaannya sendiri..
dan menikmati hidupnya,
walau tanpa fasilitas....
Tuhan...
aku hanya berharap, orangtuaku memberi kesempatan bagi kami
untuk mengungkapkan kesungguhan kami...
hanya itu..
Langganan:
Postingan (Atom)